Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Gelar Konsolidasi Demokrasi, Edukasi Masyarakat Bulango Selatan Tolak Politik Uang

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd

Bone Bolango- 14 Agustus 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sebagai upaya persiapan pengawasan serta pencegahan pelanggaran Pemilu sejak dini menuju Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango menggelar kegiatan Diskusi Konsolidasi Demokrasi. Forum diskusi yang berlangsung di Kantor Pelayanan Unit Pengelola Kegiatan DBM Kecamatan Bulango Selatan pada Jumat malam (14/8/2026) ini difokuskan pada pembahasan isu krusial mengenai bahaya dan pencegahan praktik politik uang dalam pesta demokrasi

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 19.00 hingga 20.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh perwakilan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd., M.Pd. Diskusi ini dihadiri oleh 8 orang peserta yang terdiri dari jajaran Kepala Desa serta tokoh dan elemen masyarakat Kecamatan Bulango Selatan. Pertemuan ini menjadi langkah nyata Bawaslu dalam memperkuat kemitraan dengan pemangku kepentingan tingkat lokal guna menghadirkan Pemilu yang partisipatif, jujur, dan adil.  

Dalam pemaparannya, Yulianti Laliyo menegaskan bahwa politik uang merupakan persoalan serius yang terus berulang dalam setiap penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilukada. Praktik transaksional ini dinilai merusak kualitas demokrasi karena berpotensi menggeser pertimbangan rasional pemilih. Pilihan masyarakat yang seharusnya didasarkan pada rekam jejak, kapasitas, serta visi dan misi calon, rentan terdistorsi oleh pemberian uang atau materi lainnya.

Lebih jauh, Bawaslu juga mengedukasi peserta mengenai konsekuensi hukum yang membayangi praktik politik uang. Tindakan memberi atau menerima uang guna memengaruhi pilihan politik dikategorikan sebagai tindak pidana Pemilu yang memiliki sanksi hukum tegas sesuai peraturan perundang-undangan. Selain itu, Yulianti mengingatkan potensi politik uang tertutup melalui relasi struktural atau jabatan di lingkungan pemerintahan, serta mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga integritas dan berani menolak tekanan politik.  

Para peserta, termasuk jajaran Kepala Desa dan warga yang hadir, menyambut positif serta mengapresiasi langkah Bawaslu Bone Bolango dalam memberikan pemahaman langsung di lapangan. Mereka menilai edukasi semacam ini sangat krusial dilakukan secara berkesinambungan di luar tahapan Pemilu. Menurut warga, pemahaman mengenai aspek hukum dan dampak buruk politik uang membantu membangun kesadaran kolektif agar masyarakat tidak lagi menganggap maklum praktik transaksional tersebut

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Bone Bolango mengajak masyarakat untuk aktif mengambil peran sebagai subjek pengawas partisipatif. Masyarakat diharapkan tidak hanya berani menolak pemberian uang, tetapi juga berani mencegah dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran politik uang. Kesadaran bahwa kedaulatan serta nilai suara rakyat jauh lebih berharga daripada imbalan materi jangka pendek menjadi fondasi utama demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas di Kabupaten Bone Bolango

penulis & editor.ha