Sofyan Djama Ajak Siswa SMA N 1 Bone Perangi Hoaks dan Disinformasi
|
Bone Bolango, 14 September 2026. Bawaslu Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat konsolidasi demokrasi melalui edukasi kepada masyarakat, termasuk pemilih pemula di lingkungan sekolah. Upaya tersebut dilakukan Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, melalui diskusi bersama siswa SMA Negeri 1 Bone, Kecamatan Bone, Senin (14/9/2026), dengan membahas isu hoaks dan disinformasi dalam penyelenggaraan pemilu.
Dalam kegiatan tersebut, Sofyan Djama berdiskusi langsung dengan enam siswa SMA Negeri 1 Bone mengenai berbagai persoalan yang dapat memengaruhi kualitas demokrasi. Pembahasan difokuskan pada penyebaran hoaks, disinformasi, serta informasi menyesatkan yang berpotensi memengaruhi cara pandang masyarakat dalam menentukan pilihan politik.
Sofyan menjelaskan bahwa kompetisi politik seharusnya berlangsung melalui penyampaian visi, misi, program, dan gagasan kepada masyarakat. Namun, laporan kegiatan mencatat bahwa persaingan politik juga dapat diwarnai penyebaran informasi yang tidak benar atau tidak dapat dipertanggungjawabkan untuk menjatuhkan pihak tertentu. Kondisi tersebut dapat membuat pemilih mengambil keputusan berdasarkan informasi keliru, bukan berdasarkan informasi yang relevan mengenai calon.
Menurut Sofyan, penyebaran hoaks dan disinformasi juga berpotensi memperbesar polarisasi di tengah masyarakat. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki kedekatan dengan teknologi dan arus informasi digital.
Sofyan mendorong siswa SMA Negeri 1 Bone untuk mengambil peran sebagai pengawas partisipatif. Ia mengajak siswa mengenali informasi yang berpotensi menjadi pelanggaran serta menyampaikan informasi mengenai dugaan pelanggaran pemilu kepada pihak yang berwenang. Para siswa menyambut positif kegiatan tersebut dan menyatakan komitmen untuk berperan dalam pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah maupun sebagai pemilih pemula.
Dalam diskusi, siswa juga menyampaikan harapan agar pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyebaran informasi yang tidak benar dalam pemilu dilakukan secara tegas dan terukur. Menanggapi hal tersebut, Sofyan menyampaikan bahwa Bawaslu Bone Bolango akan terus meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat pencegahan hoaks dan disinformasi, serta menangani dugaan pelanggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
penulis & editor.ha/rn