Alti Mohamad Buka Ruang Diskusi Warga, Dekatkan Edukasi Demokrasi dan Wujudkan Kampung Pengawasan Partisipatif
|
Bone Bolango- 07 Februari 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango terus berupaya mendekatkan demokrasi ke ruang hidup masyarakat. Salah satu langkah tersebut dilakukan Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, yang membuka ruang diskusi bersama warga di kediamannya di Desa Lembah Hijau, Kecamatan Bone Pantai, dalam suasana santai dan terbuka.
Diskusi berlangsung sederhana namun bermakna. Warga dan pemuda setempat terlibat langsung dalam percakapan seputar hak memilih, peran masyarakat dalam pengawasan, serta pentingnya menjaga pemilu yang jujur dan berintegritas. Dialog berjalan dua arah. Warga tidak hanya mendengar, tetapi aktif menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka.
Sebagai putra daerah Kecamatan Bone Pantai, Alti dikenal dekat dengan remaja dan warga di kampungnya. Kedekatan ini dimanfaatkan untuk menghadirkan edukasi pemilu yang membumi dan mudah dipahami. Pendekatan kekeluargaan membuat isu demokrasi terasa dekat dengan realitas sehari-hari warga.
Dalam kesempatan tersebut, Alti Mohamad juga menyampaikan program pembentukan Kampung Pengawasan Partisipatif di Desa Lembah Hijau. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan melalui keterlibatan aktif warga. hal tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang hadir. Mereka menyatakan dukungan terhadap pembentukan Kampung Pengawasan sebagai wadah memperkuat kesadaran demokrasi dan budaya pengawasan partisipatif di lingkungan desa.
Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama. Warga mulai memahami posisi dan perannya dalam demokrasi. Kesadaran politik tumbuh melalui percakapan yang jujur, tanpa jarak, dan tanpa formalitas berlebihan. Diskusi ini juga menjadi sarana membangun masyarakat yang semakin melek demokrasi sekaligus memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.
Alti menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan. Ia berkomitmen mengintensifkan diskusi warga dengan memanfaatkan waktu di sela-sela kesibukannya sebagai anggota Bawaslu. Menurutnya, membangun budaya demokrasi tidak hanya dilakukan melalui forum resmi, tetapi juga melalui ruang-ruang dialog yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga nilai-nilai pengawasan partisipatif dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Penulis: RN
Editor: HA