Lompat ke isi utama

Berita

Alti Mohamad: KPU Belum Tindaklanjuti Semua Rekomendasi Bawaslu Soal Data Pemilih

Alti

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH saat menyampaikan paparannya dalam Rapat Evaluasi Pengawasan PDPB Triwulan III yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo

Gorontalo – 08 Oktober 2025 - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah data pemilih meninggal dunia yang belum ditindaklanjuti oleh KPU dalam proses Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Evaluasi Pengawasan PDPB Triwulan III yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo, baru-baru ini.

Dalam paparannya, Alti menyebut bahwa sebagian besar data yang direkomendasikan melalui saran perbaikan oleh Bawaslu telah ditindaklanjuti oleh KPU. Namun, ia menyoroti adanya sekitar lima data pemilih yang telah meninggal dunia, tetapi belum ditindaklanjuti karena belum dilengkapi dengan data pendukung seperti akta kematian.

“Kami mencatat ada lima data pemilih meninggal yang belum ditindaklanjuti oleh KPU karena tidak dilampiri dokumen resmi seperti akta kematian," ujarnya.

Namun demikian dirinya sangat memahami KPU membutuhkan data pendukung yang valid untuk mengeluarkan pemilih dalam Sidalih, sehingga menurutnya perlu ada percepatan koordinasi lintas instansi agar pemilih yang sudah meninggal tidak terus tercantum dalam daftar. tambahnya

untuk itu kami akan terus mendorong adanya sistem pelaporan kematian yang lebih responsif dan terintegrasi agar proses pemutakhiran data tidak terhambat dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, agar proses pemutakhiran data pemilih bisa lebih akurat dan akuntabel menjelang Pemilu 2029 mendatang. tutup alti

Penulis dan Editor: Hedi Amrullah

Photo: M.Alfi