Alti Mohamad Tekankan Ketelitian Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih dan Pengelolaan Sidalih
|
BONE BOLANGO — Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan harus terus dipantau secara serius. Menurutnya, data pemilih merupakan salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu.
Hal itu disampaikan Alti dalam rapat pleno Bawaslu Bone Bolango yang membahas sejumlah agenda kelembagaan pada rapat pleno 10 Juni 2026.
Alti menyampaikan, pengawasan data pemilih tidak boleh dilakukan secara formalitas. Setiap perkembangan data perlu dicermati agar potensi masalah dapat diketahui sejak awal.
“Pengawasan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan harus terus dipantau. Ini penting karena data pemilih berkaitan langsung dengan hak pilih masyarakat,” ujar Alti.
Selain pemantauan data, Alti juga menyoroti pentingnya pengelolaan akun Sidalih. Ia menegaskan bahwa pengelolaan akun tersebut harus jelas, aktif, dan dapat digunakan dengan baik ketika dibutuhkan.
Menurutnya, jika terdapat kendala dalam penggunaan atau pengelolaan Sidalih, staf terkait harus segera mengomunikasikan persoalan tersebut. Hal ini penting agar masalah teknis tidak menghambat kerja-kerja pengawasan.
“Kalau ada persoalan terkait pengelolaan Sidalih, segera dikomunikasikan. Jangan sampai kendala kecil dibiarkan lalu menjadi hambatan dalam proses pengawasan,” tegasnya.
Alti menilai, komunikasi yang cepat antara staf dan pimpinan menjadi kunci agar setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan begitu, kerja pengawasan bisa berjalan lebih efektif dan tidak menunggu persoalan menjadi besar.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan data pemilih membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan kerja sama antarbagian. Bawaslu, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses pemutakhiran data berjalan transparan dan akuntabel.
Penulis: RN
Editor: HA