Alti, Tekankan Pentingnya Pencegahan dan Pengawasan Partisipatif dalam Pendidikan Politik di Desa Huluduotamo
|
Suwawa, 20 Juli 2026 – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, mendorong pemilih pemula untuk berperan aktif dalam mencegah dan mengawasi potensi pelanggaran pemilu. Hal tersebut disampaikan Alti saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Demokrasi di Masa Non-Tahapan yang berlangsung di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.
Dalam kegiatan tersebut, Alti Mohamad menyampaikan materi mengenai pentingnya pencegahan pelanggaran pemilu sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya bergantung pada kerja penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai pengawas partisipatif.
Alti menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu proses demokrasi, seperti politik uang, penyebaran informasi palsu atau hoaks, politisasi SARA, serta tindakan intimidasi yang dapat memengaruhi kebebasan masyarakat dalam menentukan pilihan politik.
Menurut Alti, pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menjaga demokrasi karena menjadi kelompok masyarakat yang akan banyak terlibat dalam proses politik ke depan. Oleh karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman politik yang baik agar tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga mampu mengawasi dan mencegah terjadinya pelanggaran.
“Pencegahan menjadi langkah awal dalam menciptakan pemilu yang berintegritas. Masyarakat harus mengetahui apa saja yang menjadi potensi pelanggaran dan memiliki keberanian untuk ikut mengawasi proses demokrasi,” ujar Alti.
Selain memberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelanggaran pemilu, Alti juga mengajak peserta untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi politik. Ia menekankan pentingnya memastikan kebenaran informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang dapat memecah persatuan.
Penulis & Editor: HA