Lompat ke isi utama

Berita

Alti & Yulianti Tanamkan Kesadaran Pengawasan Sejak Dini, Pelajar SMK Negeri 1 Bone Pantai Jadi Garda Partisipatif Demokrasi

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH dan Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd saat laksanakan Apel Pengawasan di SMK Negeri 1 Bonepantai

Bone Pantai, 27 April 2026 — Upaya memperkuat pengawasan berbasis masyarakat terus digencarkan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango. Kali ini, fokus diarahkan ke generasi muda melalui apel pengawasan partisipatif yang digelar di SMK Negeri 1 Bone Pantai, Senin (27/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad dan Yulianti Laliyo, sebagai bagian dari strategi membangun kesadaran pengawasan sejak dini di kalangan pelajar.

Dalam arahannya, Alti Mohamad menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga formal semata. Keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Pengawasan partisipatif bukan hanya slogan. Ini adalah kebutuhan. Dan generasi muda harus menjadi bagian dari gerakan ini,” tegas Alti di hadapan para siswa.

alti
Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH saat berikan cenderamata kepada
siswa SMK Negeri 1 Bonepantai

Senada dengan itu, Yulianti Laliyo menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan yang mampu mendeteksi dan mencegah potensi pelanggaran di lingkungan sekitarnya.

Ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, informasi menyebar begitu cepat, sehingga generasi muda dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kritis dalam menyikapi dinamika demokrasi.

Kegiatan ini bukan sekadar apel biasa, melainkan langkah strategis Bawaslu Bone Bolango untuk mendorong lahirnya pengawas-pengawas muda yang sadar hukum, berintegritas, dan berani bersuara.

YULIANTI
Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd berikan edukasi kepada siswa

Di tengah tantangan pengawasan yang semakin kompleks, pendekatan ke sekolah dinilai sebagai langkah progresif. Bawaslu Bone Bolango mengirim pesan kuat bahwa menjaga demokrasi bukan hanya urusan penyelenggara, tetapi tanggung jawab bersama—dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dunia pendidikan.

Bawaslu Bone Bolango berharap kesadaran pengawasan partisipatif tidak berhenti di kegiatan seremonial, tetapi benar-benar tumbuh menjadi gerakan kolektif yang hidup di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Penulis & Editor: HA