Lompat ke isi utama

Berita

Arkan Karim Hadiri Rapat Penguatan Penanganan Pelanggaran Pemilu, Tekankan Pengawasan Akuntabel

arkan karim

Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango, Arkan Karim, S.Pd Hadiri Rapat Bersama Bawaslu Provinsi Gorontalo melalu daring

Bone Bolango — 11 Mei 2026- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango- Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Arkan Karim, mengikuti Rapat Persiapan Evaluasi Kompetensi Teknis DISPENSASI: Penguatan Kapasitas Penanganan Pelanggaran Pemilu bagi Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan pengawas pemilu, khususnya dalam aspek penanganan pelanggaran dan evaluasi kompetensi teknis jajaran Bawaslu di daerah.

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin penting menjadi pembahasan utama, di antaranya pelaksanaan evaluasi dan asesmen untuk memetakan kompetensi sumber daya manusia sekaligus menentukan langkah-langkah strategis selanjutnya dalam penguatan pengawasan pemilu.

Selain itu, evaluasi juga diarahkan untuk mengukur dan mengidentifikasi berbagai kelemahan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan penanganan pelanggaran. Hal ini dinilai penting agar setiap tahapan pengawasan dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

arkan karim
Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango Arkan Karim, S.Pd

Tak hanya itu, pembahasan juga menyoroti evaluasi terhadap tingkat kepatuhan mekanisme penanganan pelanggaran pemilu. Kepatuhan prosedur dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga integritas lembaga pengawas serta memastikan seluruh proses berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango, Arkan Karim, menegaskan bahwa informasi yang diterima masyarakat harus memiliki dasar yang jelas dan akuntabel agar kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu tetap terjaga.

“Penguatan kapasitas ini penting agar seluruh jajaran memiliki standar pemahaman dan mekanisme kerja yang sama, terutama dalam penanganan pelanggaran. Informasi yang sampai ke masyarakat juga harus akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Arkan Karim usai mengikuti kegiatan tersebut.

Rapat tersebut juga membahas evaluasi terhadap rezim pemilu sebagai bagian dari refleksi untuk memperkuat sistem pengawasan yang lebih adaptif menghadapi tantangan demokrasi ke depan.

Adapun pelaksanaan kegiatan evaluasi dan asesmen dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu mendatang. Melalui kegiatan ini, Bawaslu diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetensi teknis sekaligus memperkuat efektivitas pengawasan pemilu di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Penulis & Editor: HA