Lompat ke isi utama

Berita

Arkan Karim Tegaskan Disiplin dan Pelaporan Berkala dalam Skema WFA Sekretariat Bawaslu Bone Bolango

arkan

Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango, Arkan Karim, S.Pd saat memimpin rapat internal bersama jajaran

Bone Bolango, 4 Februari 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango- Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Arkan Karim, bersama jajaran sekretariat membahas akuntabilitas kinerja dalam penerapan skema Work From Anywhere (WFA). Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya menjaga efektivitas pelaksanaan tugas administrasi serta dukungan pengawasan agar tetap berjalan optimal meski dilakukan secara fleksibel.

Kegiatan berlangsung dalam forum internal di Kantor Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat. Forum ini difokuskan pada penataan mekanisme kerja, pembagian tanggung jawab, serta penguatan sistem pelaporan kinerja selama pelaksanaan WFA.

Dalam arahannya, Arkan Karim menekankan pentingnya disiplin kerja dan komitmen terhadap target kinerja. Ia meminta seluruh jajaran tetap menjaga profesionalisme, meski bekerja dengan skema yang lebih fleksibel. “WFA bukan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja. Justru ini menuntut tanggung jawab yang lebih besar dan manajemen waktu yang lebih baik,” ujar Arkan.

Arkan juga menegaskan kewajiban pelaporan progres pekerjaan secara berkala. Menurutnya, pelaporan yang rutin dan terukur menjadi instrumen utama untuk memastikan setiap tugas berjalan sesuai rencana dan jadwal. “Setiap pekerjaan harus terlapor dengan jelas. Ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan tidak ada tugas yang terabaikan,” tegasnya.

Selain penguatan disiplin dan pelaporan, forum ini menjadi ruang evaluasi pelaksanaan WFA agar selaras dengan kebutuhan kelembagaan. Pembahasan diarahkan pada identifikasi kendala, perbaikan alur koordinasi, serta penyesuaian sistem kerja yang lebih adaptif dan efisien.

Melalui forum ini, sekretariat Bawaslu Kabupaten Bone Bolango berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola kerja di tengah penerapan WFA. Penguatan koordinasi internal dan akuntabilitas kinerja diharapkan mampu menjaga soliditas organisasi serta mendukung optimalisasi tugas pengawasan dan administrasi kelembagaan.

Penulis & Editor: HA

Photo: HA