Bawaslu Bone Bolango Evaluasi Progres Program dan Perkuat Koordinasi Kelembagaan
|
Bone Bolango, 12 Agustus 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango menggelar rapat pleno terbuka untuk mengevaluasi progres sejumlah agenda kelembagaan yang sedang berjalan. Rapat berlangsung di Aula Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan dihadiri seluruh pimpinan serta jajaran sekretariat.
Rapat pleno menjadi forum koordinasi untuk memantau perkembangan setiap program, mengidentifikasi kebutuhan tindak lanjut, serta memastikan pelaksanaan kegiatan tetap mengacu pada perencanaan dan target yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan secara bersama agar setiap jajaran memiliki pemahaman yang sama terhadap agenda dan tanggung jawab masing-masing.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, menegaskan bahwa pleno tidak hanya menjadi forum untuk menyampaikan perkembangan kegiatan, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi terhadap kinerja kelembagaan.
“Setiap agenda yang telah direncanakan harus kita kawal progresnya. Evaluasi melalui pleno penting untuk memastikan tidak ada kegiatan yang berjalan tanpa arah, sekaligus memastikan setiap jajaran memahami tugas dan tindak lanjut yang harus dilakukan,” ujar Sofyan.
Dalam pleno tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan. Di antaranya progres penyusunan kurikulum Bawaslu Membelajarkan, pelaksanaan program Saka Adhyasta Pemilu, serta persiapan pencanangan Kampung Pengawasan Partisipatif yang direncanakan berlangsung di Kelurahan Padengo, Kecamatan Kabila.
Pembahasan juga mencakup pengelolaan kehumasan, perkembangan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), serta berbagai agenda kesekretariatan. Evaluasi terhadap agenda tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tahapan, memiliki dokumentasi yang memadai, serta dapat dipertanggungjawabkan secara kelembagaan.
Sofyan menambahkan bahwa koordinasi antara pimpinan dan sekretariat perlu terus diperkuat. Menurutnya, sinergi internal menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program dapat terlaksana secara efektif dan mendukung pencapaian target kelembagaan.
“Kita ingin seluruh program tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak terhadap penguatan pengawasan dan partisipasi masyarakat. Karena itu, koordinasi, konsistensi pelaksanaan, dan evaluasi harus menjadi bagian dari setiap agenda yang kita jalankan,” jelasnya.
Evaluasi berkala dilakukan sebagai bagian upaya meningkatkan kinerja pengawasan dan mendukung penguatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi. tutup Sofyan.
penulis & editor.rn/ha