Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Gelar Pleno Terbuka, Fokus Konsolidasi Demokrasi dan Pemutakhiran Data Parpol

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama saat membuka pelaksanaan rapat pleno rutin yang dilaksanakan terbuka bersama jajaran sekretariat

Bone Bolango, Rabu 21 Januari 2026- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango menggelar Rapat Pleno Rutin yang dilaksanakan secara terbuka sebagai bagian dari penguatan konsolidasi demokrasi dan pengawasan kepemiluan di luar tahapan pemilu. Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu Bone Bolango dan dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, bersama Anggota Yulianti Laliyo dan Alti Mohamad.

Rapat pleno dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango, Arkan Karim, serta seluruh jajaran sekretariat. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi dan perencanaan strategis dalam menindaklanjuti Instruksi Nomor 2 Tahun 2026 tentang pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi oleh jajaran Bawaslu.

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan tugas berkelanjutan yang harus dijalankan secara konsisten. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan pada masa tahapan, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan penguatan demokrasi di tengah masyarakat. “Bawaslu memiliki tanggung jawab menjaga kualitas demokrasi sejak dini melalui pemetaan isu dan penguatan partisipasi publik,” ujar Sofyan.

sofyan

         Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango saat pimpin Rapat Pleno Rutin

Dalam rapat tersebut, Bawaslu Bone Bolango membahas teknis pelaksanaan konsolidasi demokrasi yang difokuskan pada identifikasi dan pemetaan isu-isu kepemiluan dan demokrasi yang berkembang di masyarakat Bone Bolango. Pemetaan dilakukan melalui diskusi internal, kajian lapangan, serta analisis terhadap dinamika politik dan sosial yang berpotensi memengaruhi integritas pemilu.

Pelaksanaan konsolidasi demokrasi melibatkan Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten dan Kota, baik secara individu maupun kolektif. Kegiatan dilakukan melalui dialog langsung dengan masyarakat sipil, komunitas, dan pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif.

Selain konsolidasi demokrasi, rapat pleno juga menyoroti pentingnya pemutakhiran dan validasi data partai politik. Bawaslu Bone Bolango menilai akurasi data sebagai fondasi utama dalam menjaga integritas pemilu. Validasi yang ketat diperlukan untuk mencegah kesalahan administrasi yang berpotensi berdampak pada tahapan pemilu mendatang.

Penulis: RN

Editor & Photo: HA