Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Gelar Rapat Pleno Terbuka, Evaluasi Konsolidasi Demokrasi hingga Rencana Ngabuburit Pengawasan

pleno

Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd, Alti Mohamad, S.PI,.SH,.MH dan Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd serta Kepala Sekretariat, Arkan Karim, S.Pd dan Jajaran Sekretariat

Bone Bolango, Rabu, 11 Februari 2026. Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango menggelar rapat pleno terbuka rutin yang dilaksanakan setiap Rabu. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Bone Bolango Sofyan Djama bersama Anggota Yulianti Laliyo dan Alti Mohamad, serta dihadiri Kepala Sekretariat, para Kepala Subbagian, dan seluruh jajaran sekretariat.

Rapat pleno berlangsung di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bone Bolango sebagai forum evaluasi dan konsolidasi internal. Agenda utama rapat meliputi evaluasi pelaksanaan konsolidasi demokrasi, pembahasan hasil pemutakhiran data partai politik, serta penilaian terhadap efektivitas publikasi dan penyebaran informasi kehumasan.

Dalam pembahasan konsolidasi demokrasi, pimpinan Bawaslu menekankan pentingnya kesinambungan program pendidikan politik dan penguatan partisipasi masyarakat. Evaluasi ini bertujuan memastikan setiap kegiatan berjalan terarah, terukur, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pengawasan pemilu.

pleno
Ketua dan Anggota saat pimpin rapat pelno terbuka

Rapat juga menyoroti hasil pemutakhiran data partai politik. Pembahasan difokuskan pada akurasi data, kelengkapan administrasi, serta sinkronisasi informasi antarunit kerja. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga validitas data sebagai dasar pelaksanaan pengawasan tahapan kepemiluan.

Selain itu, jajaran Bawaslu mengevaluasi kinerja publikasi dan layanan informasi kehumasan. Evaluasi diarahkan pada peningkatan kualitas konten, kecepatan penyampaian informasi, serta optimalisasi kanal komunikasi resmi agar publik memperoleh informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses.

Menutup rapat, pimpinan Bawaslu membahas rencana kegiatan di bulan suci Ramadhan melalui program ngabuburit pengawasan. Program ini dirancang sebagai media edukasi dan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat dalam suasana yang lebih santai, namun tetap fokus pada penguatan kesadaran demokrasi dan pengawasan pemilu.

Penulis & Editor: HA