Bawaslu Bone Bolango Hadiri Pleno Terbuka PDPB Triwulan I 2026, Tekankan Akurasi dan Sinkronisasi Data Pemilih
|
Bone Bolango, 2 April 2026 – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad dan Yulianti Laliyo bersama Kasubag Pengawasan, Amirudin Lihawa serta Staf menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan Pertama Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Bolango di Aula Kantor KPU Kabupaten Bone Bolango, Kamis (2/4/2026).
Rapat pleno terbuka tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan secara akurat, transparan, dan akuntabel. Kehadiran Bawaslu dalam forum ini merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan untuk menjamin setiap tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya unsur Kepolisian yang diwakili oleh Wakapolres Bone Bolango, perwakilan TNI, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bone Bolango, serta unsur Pemerintah Daerah melalui SKPD Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone Bolango.
Rapat pleno dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Bone Bolango, Sutenty Lamuhu. Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan pemaparan hasil penyusunan rekapitulasi PDPB Triwulan Pertama Tahun 2026 oleh Kepala Divisi Data, Adnan Berahim.
Dalam keterangannya, Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, menegaskan pentingnya pelaksanaan pleno terbuka sebagai ruang transparansi sekaligus kontrol publik terhadap kualitas data pemilih.
“Pleno terbuka ini menjadi instrumen penting untuk memastikan data pemilih yang disusun benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami menekankan agar proses pemutakhiran data dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan sinkronisasi data antar lembaga, khususnya dengan data kependudukan,” ujar Alti.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara KPU, Bawaslu, dan instansi terkait seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi kunci dalam meminimalisir potensi data ganda, data tidak valid, maupun pemilih yang belum terdaftar.
Bawaslu Bone Bolango, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan secara melekat terhadap setiap tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Langkah ini penting untuk mencegah potensi ketidaksesuaian data serta menjamin terpenuhinya hak pilih masyarakat dalam setiap penyelenggaraan pemilu.
Melalui pelaksanaan pleno terbuka ini, diharapkan seluruh pihak dapat berkontribusi aktif dalam menjaga integritas data pemilih sebagai fondasi utama demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Bone Bolango.