Bawaslu Bone Bolango Hadiri Rakor Key Performance Indikator (KPI) di Manado Provinsi Sulut
|
Manado/Sulut- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama bersama Arkan Karim selaku Kepala Sekretariat serta Staf mengikuti kegiatan rapat koordinasi terkait Isu-isu strategis Penyusunan Key Performance Indikator (KPI) Pengawas Pemilu, Kamis – Sabtu (13-15/06).
\n
\nKegiatan yang menghadirkan seluruh jajaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Indonesia dengan tujuan menghimpun isu-isu strategis agar mempermudah Penyusunan Key Performance Indikator (KPI), kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja
\n
\nRahmat Bagja dalam arahannya ketika membuka kegiatan secara resmi menyampaikan terkait pentingnya penyusunan Key Performance Indikator (KPI) seiring dengan perubahan regulasi serta menjadikan Bawaslu sebagai lembaga terpercaya.
\n
\n“Adapun penyusunan KPI ini harus dilakukan dengan perubahan regulasi Bawaslu dan juga demi mewujudkan Visi Bawaslu untuk menjadikan Lembaga Bawaslu sebagai Lembaga Pengawas Pemilu Terpercaya”. Jelas Bagja.
\n
\nDia juga menyampaikan terkait kegiatan ini, seluruh peserta wajib berpartisipasi aktif dalam menyampaikan isu-isu strategis masing-masing daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota
\n
\nsementara itu ditempat yang sama Sofyan Djama yang juga merupakan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat dan Datin Bawaslu Kabupaten Bone Bolango saat dimintai tanggapannta menyampaikan apresiasinya serta pentingnya kegiatan ini bagi Bawaslu Kabupaten/kota.
\n
\n“sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu RI dengan menghadirkan Bawaslu Kabupaten/Kota, setiap daerah tentunya memiliki karakteristik yang berbeda, maka dalam penyusunan KPI dapat mengakomodir isu-isu setiap daerah. Hal ini penting karena Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara mampu memberikan pelayanan yang baik kepada publik, ” ungkapnya.
\n
\nkami berharap, Khususnya Bawaslu Kabupaten Bone Bolango sendiri dalam penyusunan Key Performance Indikator (KPI) ini akan dapat mendorong kepercayaan publik terhadap kerja-kerja Bawaslu kedepannya sekaligus menciptakan pemilu dan pemilihan yang damai dan berintgritas. tutup sofyan