Bawaslu Bone Bolango Hadiri Rapat Konsolidasi dan Strategis Peningkatan SDM di Bawaslu Provinsi Gorontalo
|
Gorontalo-Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama (ketua), Alti Mohamad (anggota) dan Yulianti Laliyo (anggota) bersama Kepala Sekretariat, Arkan Karim hadiri kegiatan Rapat Konsolidasi dan Strategi Peningkatan Kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas di Provinsi Gorontalo Tahun 2025 yang berlangsung di Bawaslu Provinsi Gorontalo pada Sabtu (1/3/2025).
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu RI Herwyn Malonda, secara resmi membuka dan menyampaikan arahannya. dirinya menekankan strategi peningkatan kapasitas sdm pengawas diantaranya pelatihan berkelanjutan dan berjenjang terkait pemahaman regulasi pemilu melalui program yang telah dicanangkan oleh Bawaslu RI untuk diterapkan kepada Bawaslu Provinsi dan juga Bawaslu Kabupaten/kota yakni Ngabuburit Pengawasan bagi seluruh jajaran pengawas pemilu menurutnya "Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Ketua Bawaslu RI yang menekankan agar kegiatan tersebut menjadi wadah pencatatan pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024. “Sebagai output, semua catatan dalam pengawasan tahapan harus terdokumentasi, sedangkan outcome-nya adalah kita bisa menerima saran dari luar untuk bahan evaluasi ke depan,” ujar Herwyn.
Herwyn juga menjelankan strategi khususnya terhadap daerah yang akan melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pasca Putusan MK. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo dan jajaran secretariat Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo
dalam kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Bone Bolango Sofyan Djama yang hadir langsung dalam kegiatan saat dimintai keterangannya mengungkapkan bahwa Rapat koordinasi di lingkungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengawas pemilu dalam menjalankan tugasnya, meningkatkan profesionalisme bagi jajaran pengawas baik dalam masa tahapan maupun di luar tahapan. ungkapnya.
iapun berharap kegiatan ini dapat menghasilkan keputusan strategis yang dapat mengoptimalkan kinerja pengawas pemilu, meningkatkan kualitas pengawasan, serta menciptakan pemilu yang lebih jujur, adil, dan transparan. tutupnya
humas.hfa