Bawaslu Bone Bolango Ikuti Evaluasi Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026
|
Bone Bolango – 17 Juni 2026 - Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango Sofyan Djama bersama Anggota Bawaslu Bone Bolango Alti Mohamad dan Yulianti Laliyo mengikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Gorontalo secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang telah dilaksanakan oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Selain melakukan evaluasi program, rapat tersebut juga menjadi sarana untuk menghimpun masukan dari penyelenggara maupun peserta sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan P2P pada periode berikutnya.
Rapat evaluasi dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, didampingi Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad, Lismawy Ibrahim, dan John Hendri Purba. Kegiatan turut dihadiri pejabat struktural dan fungsional, staf Bagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Gorontalo, serta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Idris Usuli menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya para alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yang turut hadir dalam kegiatan evaluasi. Menurutnya, pengalaman dan masukan dari para alumni menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas program pendidikan pengawasan partisipatif di masa mendatang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, menyambut baik pelaksanaan rapat evaluasi tersebut. Menurutnya, Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu instrumen strategis dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pemilihan.
“Evaluasi ini sangat penting untuk memastikan program Pendidikan Pengawas Partisipatif terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Melalui forum ini, kami dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat, sekaligus berbagi pengalaman pelaksanaan program di daerah,” ujar Sofyan.
Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa Bawaslu Bone Bolango berkomitmen mendukung penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses pendidikan dan pengawasan kepemiluan.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif tidak hanya membangun pemahaman masyarakat tentang kepemiluan, tetapi juga mendorong lahirnya agen-agen pengawasan yang mampu berkontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi. Karena itu, hasil evaluasi ini akan menjadi bahan penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.
Melalui keikutsertaan dalam rapat evaluasi ini, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango berharap pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif ke depan semakin efektif, inovatif, dan mampu memperluas keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas.
Penulis & Editor: HA