Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Perkuat Akar Rumput, Gelar Diskusi Terbuka di Desa Poowo Jelang Idul Fitri

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd saat melakukan diskusi terbuka dengan masyarakat di Desa Poowo Kecamatan Kabila

BONE BOLANGO – Selasa 17 Maret 2026- Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango terus mengintensifkan langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas demokrasi. Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, melakukan kunjungan langsung ke Desa Poowo, Kecamatan Kabila, guna melakukan konsolidasi demokrasi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen lembaga untuk terus memperkuat kepercayaan publik (public trust) melalui pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif.

Dalam kunjungannya tersebut, Sofyan Djama memilih format diskusi terbuka sebagai sarana komunikasi dua arah antara pengawas pemilu dan masyarakat. Menurutnya, konsolidasi demokrasi tidak boleh hanya berhenti di tingkat formalitas birokrasi, melainkan harus menyentuh lapisan masyarakat di tingkat desa. Dengan hadir langsung di tengah warga, Bawaslu berupaya memastikan bahwa setiap elemen masyarakat memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya menjaga integritas proses politik di Indonesia.

Kesempatan ini digunakan oleh Sofyan untuk menampung secara langsung berbagai tanggapan, aspirasi, hingga kritik masyarakat terhadap jalannya demokrasi saat ini. Masyarakat Desa Poowo terlihat antusias memberikan pandangan mereka mengenai dinamika politik yang mereka rasakan. Bagi Bawaslu, masukan dari arus bawah ini merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi kinerja pengawasan serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan dan harapan publik.

sofyan
Sofyan Djama bersama masyarkat desa poowo

Selain menyerap aspirasi, agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah melakukan pemetaan secara detail terhadap isu-isu demokratis dan kepemiluan yang aktual. Pemetaan ini dianggap krusial sebagai langkah mitigasi untuk mendeteksi potensi kerawanan pemilu sejak dini. Dengan memetakan masalah dari sudut pandang warga, Bawaslu Bone Bolango dapat menyusun strategi pengawasan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan relevan dengan kondisi sosiopolitik di wilayah setempat.

Fokus diskusi kemudian mengerucut pada topik efektivitas penegakan hukum pemilu. Sofyan Djama menekankan bahwa penegakan hukum yang adil dan transparan adalah fondasi utama bagi terciptanya pemilu yang berkualitas. Dalam diskusi tersebut, dibahas bagaimana prosedur penanganan pelanggaran dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat serta sejauh mana hukum mampu memberikan efek jera terhadap praktik-praktik kecurangan yang merusak tatanan demokrasi.

Sebagai penutup, Sofyan Djama menegaskan bahwa momentum menjelang Idul Fitri ini dijadikan sebagai pengingat akan pentingnya menjaga silaturahmi sekaligus menjaga komitmen kebangsaan. Ia berharap melalui diskusi efektif di Desa Poowo ini, masyarakat semakin sadar akan peran pentingnya sebagai pengawas partisipatif. Kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan memastikan bahwa proses demokrasi di Kabupaten Bone Bolango tetap berjalan di atas rel hukum yang kuat dan berintegritas.

Penulis & Editor: HA

Photo: RP