Bawaslu Bone Bolango Perkuat Kompetensi Pengawasan, Seluruh Jajaran Ikuti Asesmen Teknis Penanganan Pelanggaran Pemilu
|
Bone Bolango — 13 Mei 2026 - Bawaslu Kabupaten Bone Bolango menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat kualitas pengawasan pemilu dengan mengikuti kegiatan Evaluasi Kompetensi Teknis DISPENSASI: Penguatan Kapasitas Penanganan Pelanggaran Pemilu yang dilaksanakan Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti langsung oleh Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, bersama Anggota Bawaslu Alti Mohamad dan Yulianti Laliyo, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Bone Bolango. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Aula Bawaslu Bone Bolango sebagai bentuk komitmen lembaga dalam membangun kapasitas pengawasan yang profesional dan terukur.
Evaluasi kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu Provinsi Gorontalo untuk memetakan kemampuan teknis seluruh jajaran pengawas pemilu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya dalam aspek penanganan pelanggaran pemilu.
Dalam asesmen tersebut, peserta diberikan berbagai pertanyaan teknis yang menguji pemahaman terhadap regulasi pengawasan, mekanisme penanganan pelanggaran, prosedur penelusuran informasi awal, hingga kemampuan analisis terhadap potensi pelanggaran pemilu.
Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, menilai kegiatan evaluasi kompetensi menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh jajaran pengawas memiliki kesiapan dan kualitas pemahaman yang sama dalam menghadapi dinamika pengawasan pemilu.
“Pengawasan pemilu membutuhkan SDM yang kuat secara substansi dan teknis. Karena itu evaluasi seperti ini penting untuk mengukur sekaligus memperkuat kapasitas jajaran pengawas di daerah,” ujar Sofyan Djama.
Penanganan Pelanggaran Pemilu
Menurutnya, tantangan pengawasan pemilu terus berkembang, sehingga pengawas pemilu dituntut tidak hanya memahami aturan secara normatif, tetapi juga mampu menerapkan regulasi secara cepat, tepat, dan profesional dalam situasi nyata di lapangan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, yang membidangi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, menegaskan bahwa penguatan kompetensi teknis menjadi kebutuhan utama dalam menjaga kualitas penegakan hukum pemilu.
“Penanganan pelanggaran membutuhkan ketelitian, pemahaman regulasi, dan kemampuan analisis yang baik. Karena itu asesmen ini menjadi ruang penting untuk mengukur kesiapan seluruh jajaran pengawas,” ungkap Yulianti.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas pengawas bukan hanya soal pemahaman aturan, tetapi juga bagaimana membangun integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengawasan.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta aktif mengikuti proses asesmen yang dipandu langsung oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap kemampuan individu jajaran pengawas di Gorontalo guna melihat tingkat kesiapan sumber daya manusia pengawasan dalam menghadapi tahapan pemilu ke depan.
Bagi Bawaslu Bone Bolango, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum penguatan internal kelembagaan agar seluruh jajaran mampu bekerja lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai potensi pelanggaran pemilu.
Dengan keterlibatan penuh pimpinan dan sekretariat dalam asesmen tersebut, Bawaslu Bone Bolango menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Bone Bolango.
Penulis & Editor: HA