Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Rencanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam Waktu Dekat

rapat pleno

Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango saat Pimpin Rapat Pleno

Bone Bolango, 23 Juli 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango, hal tersebut teruangkap dalam pelaksanaan rapat pleno yang baru saja digelar oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, Alti Mohamad dan Yulianti Laliyo bersama Kepala Sekretariat, Arkan Karim dan jajaran, yang membahas beberapa agenda program kegiatan Bawaslu, baik yang sudah dijalankan maupun kegiatan yang akan dijalankan termasuk rencanakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, khususnya dalam proses pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) yang saat ini sedang berjalan.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Alti Mohamad, menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan pilar penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat sipil, organisasi kepemudaan, akademisi, hingga tokoh agama dinilai sangat strategis.

“Sosialisasi pengawasan partisipatif akan segera digelar dalam waktu dekat. Kami ingin memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan elemen masyarakat agar pengawasan pemilu dan pemilihan tidak hanya dilakukan oleh lembaga formal, tetapi juga oleh warga negara secara langsung,” ujar Alti.

Bawaslu menargetkan kegiatan ini menjangkau kalangan pemilih muda, kelompok rentan, serta komunitas-komunitas lokal yang selama ini menjadi mitra strategis dalam pendidikan pemilu. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan dibekali pemahaman tentang regulasi pemilu, bentuk-bentuk pelanggaran yang dapat diawasi, serta mekanisme pelaporan.

Selain itu, khususnya dalam pemutakhiran data pemilih Bawaslu sudah meluncurkan kembali posko aduan masyarakat untuk memudahkan masyarakat dalam memberikan laporan secara cepat dan transparan terhadap terjadinya perubahan data pemilih disekitar mereka.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa menjadi bagian dari sistem pengawasan yang kuat, sehingga potensi pelanggaran dapat diminimalkan sejak dini,” tutupnya.

Sosialisasi ini direncanakan berlangsung dalam waktu dekat dan saat ini masih dalam tahapan penyempurnaan teknis kegiatan oleh jajaran sekretariat.

penulis dan editor.hfa