Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Resmi Buka Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Perkuat Peran Masyarakat dalam Menjaga Demokrasi

sofyan djama

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd, Yulianti Laliyo, S,Pd,.M.Pd dan Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH bersama Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Jhon Hendrik Purba, S.Pd,.SH,.MH saat membuka kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Selasa (19/05/2026).
 

Bone Bolango, 19 Mei 2026 – Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, Yulianti Laliyo, dan Alti Mohamad bersama Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Jhon Hendrik Purba, secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat sebagai fondasi penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas, inklusif, dan bermartabat.

sofyan
Pembukaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) di Bawaslu Bone Bolango

Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Jhon Hendrik Purba, menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak dapat hanya dibebankan kepada penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan masyarakat yang sadar, kritis, dan berani terlibat dalam proses pengawasan. Karena itu, pengawasan partisipatif harus terus diperkuat sebagai tanggung jawab kolektif dalam menjaga integritas demokrasi,” tegas Jhon Hendrik Purba.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran politik masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya menjaga demokrasi melalui keterlibatan langsung dalam pengawasan.

sofyan
Foto Bersama Peserta P2P Pasca Pembukaan Acara

“Melalui Pendidikan Pengawasan Partisipatif ini, kami ingin melahirkan agen-agen pengawasan di tengah masyarakat. Mereka bukan hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga memiliki keberanian moral untuk ikut menjaga setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan, penguatan pengawasan partisipatif menjadi salah satu fokus penting Bawaslu Bone Bolango dalam membangun budaya demokrasi yang tidak hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi tumbuh sebagai kesadaran bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan P2P ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur masyarakat, termasuk pemuda, mahasiswa, dan komunitas strategis lainnya. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bone Bolango berharap lahir kader-kader pengawas partisipatif yang mampu menjadi mitra strategis dalam mengawal proses demokrasi di daerah.

Penulis & Editor: HA