Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Bolango Sambangi Polda Gorontalo, Pastikan Akurasi Data Pemilih dari Unsur Polri

alti mohamad

Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango Sofyan Djama, S.Pd dan Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH,.C.Med saat lakukan kunjungan ke Polda Gorontalo

GORONTALO – Senin, 29 Desember 2025 - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango - Memasuki penghujung tahun 2025, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat akurasi data pemilih. Pada Senin, 29 Desember 2025, Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, bersama Anggota Bawaslu, Alti Mohamad serta Kasubag dan Staf Sekretariat, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo.

Agenda utama kunjungan ini adalah audiensi dan koordinasi terkait Pemutakhiran Data Pemilih, khususnya bagi penduduk Kabupaten Bone Bolango yang baru saja lulus menjadi anggota Polri maupun mereka yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun).

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk jemput bola untuk memastikan dinamika status warga negara tercatat dengan baik dalam daftar pemilih.

"Kami berupaya memastikan bahwa mereka yang sudah tidak lagi menjadi anggota Polri aktif dapat kembali menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang," ujar Sofyan.

alti mohamd

Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, menekankan pentingnya akurasi data dalam mencegah terjadinya data yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Koordinasi ini sangat krusial sebagai langkah preventif. Kami ingin memastikan secara detail warga Bone Bolango yang baru saja dilantik menjadi anggota Polri agar status mereka dalam Daftar Pemilih segera ditandai sebagai TMS, karena anggota Polri aktif tidak memiliki hak memilih," ungkap Alti di sela-sela kegiatan koordinasi di Polda Gorontalo.

Lebih lanjut, Alti menambahkan bahwa sinkronisasi data langsung dengan sumbernya (Polda) akan meminimalisir kesalahan administratif di tingkat bawah.

"Data dari Polda Gorontalo akan menjadi rujukan valid bagi kami dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pemutakhiran data yang dilakukan oleh jajaran KPU. Kami ingin menjamin bahwa Daftar Pemilih kita nantinya benar-benar bersih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

alti mohamd

Pihak Polda Gorontalo menyambut baik inisiatif Bawaslu Bone Bolango ini. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk saling bertukar informasi terkait data personel yang mengalami perubahan status demi mendukung kualitas demokrasi di wilayah Gorontalo.

Dengan adanya langkah proaktif ini, diharapkan tidak ada lagi kerancuan data pemilih terkait status TNI/Polri yang sering menjadi isu krusial dalam setiap tahapan pemilihan.

Penulis & Editor: HA

Photo: DB