Capaian IKPA TW I masuk kategori tertinggi nasional, Arkan : Kepatuhan kita dalam anggaran di Apresiasi Bawaslu RI
|
Bone Bolango, 27 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dengan berhasil masuk dalam kategori nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) tertinggi secara nasional pada triwulan I tahun 2026 untuk tingkat Satker Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu/Panwaslih Provinsi serta Kabupaten/Kota yang digelar oleh Bawaslu RI secara daring melalui Zoom Meeting, yang diikuti oleh jajaran sekretariat di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data resmi yang ditampilkan, Sekretariat Bawaslu Bone Bolango mencatat nilai IKPA sempurna, yakni 100 persen, sejajar dengan sejumlah daerah lain seperti Bantul, Ketapang, Mamuju, dan Seram Bagian Timur. Pencapaian ini menegaskan posisi Bone Bolango sebagai salah satu satuan kerja dengan kualitas pengelolaan anggaran terbaik di tingkat nasional.
Nilai IKPA bukan sekadar capaian administratif, melainkan indikator komprehensif yang mengukur kualitas tata kelola anggaran negara. Penilaian ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari:
Kualitas perencanaan anggaran, seperti ketepatan revisi DIPA dan rendahnya deviasi, Kualitas implementasi, termasuk penyerapan anggaran, belanja kontraktual, serta penyelesaian tagihan, hingga kualitas hasil, yang diukur melalui capaian output program.
Dengan capaian 100 persen, Bawaslu Bone Bolango dinilai mampu menjaga konsistensi antara perencanaan yang matang, pelaksanaan yang disiplin, serta hasil yang optimal dan terukur.
Saat dimintai keterangan oleh Humas Bawaslu Bone Bolango, Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango, Arkan Karim, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen kolektif dalam menjaga disiplin anggaran.
“Capaian IKPA 100 persen ini menunjukkan bahwa kepatuhan kita dalam pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan. Ini bukan hanya soal angka, tetapi bentuk konsistensi dalam memastikan setiap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran dilakukan secara tertib dan akuntabel. Bawaslu RI juga sangat mengapresiasi capaian ini,” ujar Arkan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari koordinasi yang solid antara komisioner dan jajaran sekretariat serta penguatan fungsi pengendalian internal di lingkungan Bawaslu Bone Bolango
“Ke depan, kami akan terus menjaga kualitas ini dengan memperkuat perencanaan yang lebih presisi, meningkatkan ketepatan waktu pelaksanaan anggaran, serta memastikan setiap output program benar-benar memberikan dampak terhadap kinerja pengawasan,” tambahnya.
Di tengah penekanan nasional terhadap efisiensi dan akuntabilitas anggaran, capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Bawaslu Bone Bolango tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan kinerja anggaran yang presisi dan berdampak nyata.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat citra Bawaslu Bone Bolango sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengawasan pemilu, tetapi juga unggul dalam tata kelola organisasi dan keuangan.
Dengan capaian ini, Bawaslu Bone Bolango dihadapkan pada tantangan berikutnya: mempertahankan konsistensi, meningkatkan inovasi, serta memastikan setiap rupiah anggaran negara terus memberikan nilai tambah bagi kualitas pengawasan demokrasi di daerah.
Penulis & Editor: HA