Lompat ke isi utama

Berita

Cegah Pelanggaran Sejak Awal, Alti Mohamad Sorot Rawan Celah Administratif Data Parpol

Alti Mohamad

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH saat berdiskusi dengan KPU Kadiv, Adnan Berahim ditengah pelaksanaan pemutkahiran data parpol di DPC PKS Bone Bolango

Bone Bolango, 23 April 2026 — Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, menekankan pentingnya langkah pencegahan dalam pengawasan pemutakhiran data partai politik saat kunjungan bersama KPU ke DPD PKS Bone Bolango, Kamis (23/4).

Sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas, Alti menilai ketidaksesuaian data partai politik menjadi salah satu titik rawan yang kerap berkembang menjadi persoalan hukum.

“Celah administratif sekecil apapun bisa menjadi pintu masuk pelanggaran. Karena itu, pengawasan kami fokus pada pencegahan sejak tahap awal,” ujar Alti.

Ia menegaskan bahwa pendekatan preventif menjadi strategi utama untuk menekan potensi pelanggaran, sekaligus menjaga proses pemilu tetap berjalan sesuai aturan.
Selain itu, Alti juga menyoroti pentingnya transparansi sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

alti
Bawaslu Awasi Pelaksanaan Pemutakhiran Data Parpol oleh KPU di Partai PKS

“Proses pemutakhiran data harus terbuka dan dapat diakses. Ini bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu,” jelasnya. Menurutnya, keterlibatan publik dan keterbukaan informasi akan memperkuat pengawasan secara kolektif.

Iapun menambahkan bahwa sinkronisasi data antar tingkat kepengurusan partai politik juga perlu menjadi perhatian serius untuk mencegah terjadinya perbedaan data yang berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari.

“Kami mendorong setiap partai politik memastikan konsistensi dan validitas data sejak proses awal. Ketelitian dalam verifikasi internal akan sangat membantu meminimalkan potensi temuan dan mempercepat proses klarifikasi apabila ditemukan ketidaksesuaian,” pungkasnya.

Penulis & Editor: HA