Lompat ke isi utama

Berita

Dialog Terbuka di Tilongkabila, Bawaslu dan Kesbangpol Bone Bolango Perkuat Pendidikan Politik Warga

pendidikan

Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama (Ketua), Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd (Anggota) dan Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH (anggota) saat menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango 

Tilongkabila, 26 Oktober 2025 – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango - Memasuki hari Minggu yang cerah di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, masyarakat kembali berkumpul dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik (Pengawasan bagi Forum Warga) yang digelar secara kolaboratif oleh Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan Kesbangpol Bone Bolango. Kegiatan ini menjadi bagian dari perluasan ruang edukasi politik yang rutin dijalankan lembaga pengawas dan pemerintahan daerah untuk memperkuat partisipasi warga dalam menjaga kualitas demokrasi.

Acara yang diselenggarakan di PKBM Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila menghadirkan forum dialog terbuka antara warga dengan penyelenggara pengawasan pemilu, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman publik tentang peran aktif mereka dalam proses demokrasi yang bersih, adil, dan berintegritas. Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi warga untuk bertanya langsung dan berdiskusi tentang tantangan pengawasan pemilu, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta urgensi pelibatan masyarakat dalam setiap tahap pemilu.

sosialisasi

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, menekankan bahwa edukasi politik bukan hanya tugas lembaga pengawas semata, melainkan tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kita ingin agar setiap warga memahami bahwa pengawasan pemilu bukanlah pekerjaan eksklusif petugas, tetapi hak dan kewajiban kita bersama. Bila masyarakat aktif, kualitas demokrasi akan semakin baik,” ujar Sofyan Djama.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, mengajak peserta forum untuk berperan langsung dalam tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya memastikan data pemilih yang valid melalui keterlibatan aktif warga di lingkungannya masing-masing. “Kami mengajak seluruh peserta forum untuk tidak berhenti di sini. Lanjutkan edukasi di lingkungan masing-masing, bantu pastikan seluruh warga sudah terdaftar dalam Sidalih (Sistem Data Pemilih). Jika ada kerabat atau tetangga yang telah meninggal dunia, segera bantu proses pengurusan akta kematian agar bisa dikeluarkan dari Sidalih, agar proses pemutakhiran data pemilih ini benar-benar menghasilkan data yang valid dan akurat,” imbau Yulianti Laliyo.

sosialisasi

Dalam kesempatan yang sama, anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, turut memaparkan materi terkait pencegahan pelanggaran dan praktik politik uang (money politics). Ia menegaskan bahwa politik uang merupakan ancaman serius terhadap kualitas demokrasi dan melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

“Masyarakat harus berani menolak segala bentuk iming-iming, baik berupa uang, barang, maupun janji politik. Praktik politik uang tidak hanya mencederai integritas pemilu, tetapi juga merusak moral dan kepercayaan publik terhadap hasil demokrasi,” tegas Alti Mohamad.

sosialisasi

“Selain itu, kami juga mengingatkan agar warga tidak terlibat dalam pelanggaran seperti kampanye di luar jadwal, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian. Semua itu bisa berdampak hukum dan mengganggu stabilitas demokrasi di daerah kita,” Tutupnya.

Kolaborasi Bawaslu dan Kesbangpol Bone Bolango ini menjadi wujud nyata keseriusan lembaga dalam membangun kesadaran politik yang cerdas, beretika, dan berkelanjutan.

Penulis dan Editor: Hedi Amrullah