Lompat ke isi utama

Berita

Hoaks Pemilu jadi Sorotan Utama Sofyan Djama dalam Konsolidasi Demokrasi di Desa Kramat-Tapa

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd saat lakukan konsolidasi demokrasi di desa Kramat 

Bone Bolango – 22 Juli 2026 - Badan Pengwas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango - Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, melakukan konsolidasi bersama Pemerintah Desa Keramat, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Konsolidasi tersebut berlangsung di sela-sela kegiatan pendidikan politik yang diselenggarakan di Desa Keramat. Pertemuan ini membahas penguatan demokrasi di tingkat desa, terutama dalam menghadapi berbagai isu negatif yang dapat memengaruhi kualitas Pemilu dan Pemilihan.

Sofyan Djama menekankan pentingnya sinergi antara Bawaslu, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga ruang demokrasi yang sehat. Menurutnya, isu negatif seperti politik uang, penyebaran informasi bohong, politisasi identitas, kampanye bermuatan kebencian, dan praktik tidak netral perlu dicegah sejak masa non-tahapan.

Konsolidasi juga membahas rencana pencanangan Desa Keramat sebagai Kampung Pengawasan. Program tersebut diharapkan menjadi sarana pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, pemilih pemula, serta kelompok masyarakat lainnya.

Sofyan Djama menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu tidak dapat hanya mengandalkan jajaran Bawaslu. Keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam mencegah pelanggaran dan menjaga integritas proses demokrasi.

Pemerintah desa memiliki posisi strategis dalam mendukung pendidikan politik yang berkelanjutan. Pemerintah desa juga berperan dalam menciptakan lingkungan yang menolak politik uang, informasi palsu, tekanan politik, dan segala bentuk pelanggaran yang merusak kebebasan pemilih.

Pencanangan Kampung Pengawasan di Desa Keramat akan menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Bone Bolango memperluas pengawasan partisipatif hingga tingkat desa. Program ini tidak hanya diarahkan untuk menghadapi tahapan Pemilu, tetapi juga untuk membangun kesadaran demokrasi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Konsolidasi tersebut turut menyoroti pentingnya pemilih pemula sebagai kelompok strategis dalam penguatan demokrasi. Generasi muda perlu dibekali pengetahuan politik yang memadai agar mampu memilah informasi, menolak politik uang, dan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Penulis & Editor: (RN/HA)