Intensifikasi Koordinasi Bawaslu Bone Bolango dan Kwarcab Pramuka Terkait Rintisan Saka Adhyasta
|
BONE BOLANGO – Selasa, 06 April 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango terus mematangkan langkah strategis dalam melibatkan generasi muda pada pengawasan demokrasi. Hal ini dibuktikan dengan intensifikasi koordinasi yang dilakukan oleh Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, terkait pembentukan rintisan Saka Adhyasta Pemilu.
Langkah nyata tersebut terlihat dalam pertemuan koordinasi bersama Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bone Bolango, Roynald Akbar Otoluwa, pada Selasa (07/04/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian proses legalitas dan teknis pembentukan Saka Adhyasta yang tengah digerakkan di wilayah Kabupaten Bone Bolango.
Alti Mohamad menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kelembagaan serta memperkuat sinergi lintas sektor antara pengawas pemilu dengan Gerakan Pramuka. Menurutnya, Pramuka memiliki struktur dan nilai yang sejalan dengan semangat pengawasan.
"Kami memandang Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis yang memiliki kedisiplinan dan integritas tinggi. Melalui Saka Adhyasta, kami ingin membangun wadah pembinaan bagi generasi muda yang tidak hanya cakap secara kepramukaan, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap nilai-nilai demokrasi dan pengawasan partisipatif," ujar Alti.
Lebih lanjut, Alti menekankan bahwa keterlibatan aktif pemuda sangat krusial untuk meminimalisir pelanggaran pemilu di masa depan.
"Saka Adhyasta bukan sekadar organisasi tambahan, melainkan ruang edukasi efektif. Kami ingin kader pramuka menjadi mata dan telinga Bawaslu dalam memastikan pemilu yang jujur dan adil di lingkungan mereka masing-masing," tambahnya.
Gayung bersambut, Sekretaris Kwarcab Bone Bolango, Roynald Akbar Otoluwa, menyatakan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi, baik dari sisi pembinaan personel maupun pelaksanaan kegiatan kepramukaan yang terintegrasi dengan materi pengawasan pemilu.
Roynald juga menegaskan bahwa proses pembentukan Saka Adhyasta telah memasuki tahap akhir. Struktur kepengurusan telah disusun bersama antara Kwarcab dan Bawaslu, dan saat ini tinggal menunggu proses penandatanganan.
“Struktur Saka Adhyasta sudah kami susun bersama Bawaslu. Saat ini tinggal menunggu penandatanganan oleh Ketua Harian Kwarcab, Bapak Lukman Daud,” jelas Roynald.
Ia menambahkan bahwa mekanisme tersebut dilakukan karena Ketua Kwarcab Bone Bolango saat ini telah mengundurkan diri dari kepengurusan. Berdasarkan arahan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, penandatanganan Surat Keputusan pembentukan Saka Adhyasta dapat dilaksanakan oleh Ketua Harian Kwarcab Kabupaten Bone Bolango.
Pembentukan Saka Adhyasta ini diharapkan dapat segera diresmikan secara permanen guna memberikan warna baru bagi gerakan kepanduan di Bone Bolango, sekaligus memperkuat pilar pengawasan pemilu berbasis masyarakat.
Penulis & Editor: HA