Lompat ke isi utama

Berita

John Hendri Purba: P2P Dorong Penguatan Partisipasi Politik Masyarakat dalam Demokrasi

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendrik Purba, S.Pd,.SH,.MH saat melakukan monitoring pelaksanaan P2P di Kabupaten Bone Bolango

BONE BOLANGO – 19 Mei 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango -  Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan bersama. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan luring Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Selasa (19/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, John Hendri Purba menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan tanggung jawab kolektif yang harus terus diperkuat untuk memastikan seluruh proses demokrasi berjalan sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan integritas.

“Pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tugas Bawaslu, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar demokrasi dapat berjalan dengan baik dan berintegritas,” ujar John Hendri Purba.

Menurutnya, keberhasilan pengawasan pemilu sangat ditentukan oleh tingkat kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan. Karena itu, kehadiran program Pendidikan Pengawasan Partisipatif menjadi salah satu instrumen strategis untuk memperluas kesadaran publik terhadap pentingnya peran pengawasan bersama.

YULIANTI
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendrik Purba, S.Pd,.SH,.MH

Lebih lanjut, John Hendri Purba menyampaikan bahwa pelaksanaan P2P tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman tentang kepemiluan, tetapi juga mendorong peningkatan partisipasi politik warga masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Ia menjelaskan, partisipasi politik yang dimaksud bukan sekadar menggunakan hak pilih saat pemungutan suara, tetapi juga melibatkan kesadaran untuk ikut mengawal proses demokrasi, menyampaikan informasi terkait potensi pelanggaran, serta menjaga nilai-nilai demokrasi di lingkungan masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan masyarakat yang tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi pengawas aktif. Ketika kesadaran politik masyarakat meningkat, maka kualitas demokrasi juga akan semakin kuat,” tambahnya.

Monitoring yang dilakukan oleh John Hendri Purba tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam memastikan pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif di seluruh kabupaten/kota berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu melahirkan agen-agen pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Melalui penguatan pendidikan demokrasi seperti ini, diharapkan budaya pengawasan bersama semakin tumbuh dan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Gorontalo.

Penulis & Editor: HA