Konsolidasi Demokrasi: Alti Ajak Mahasiswa UNG Bangun Kesadaran Politik Lewat Diskusi Santai Tanpa Formalitas
|
Bone Bolango — 04 Mei 2026- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango- Pendekatan tak biasa ditunjukkan anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, dalam mendorong konsolidasi demokrasi. Tanpa forum resmi dan tanpa podium, Alti justru memilih menyapa mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat mereka tengah berkumpul santai di waktu istirahat.
Di suasana yang cair dan penuh keakraban itu, diskusi serius soal demokrasi justru mengalir alami. Alti memanfaatkan momen tersebut untuk “menyentil” kesadaran politik anak muda yang dinilai masih sering berada di posisi pasif.
“Jangan tunggu forum resmi untuk bicara demokrasi. Justru dari ruang-ruang santai seperti ini, kesadaran politik bisa tumbuh lebih jujur dan kritis,” ujar Alti.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral lebih besar dalam menjaga kualitas demokrasi. Bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas sosial yang berani bersuara terhadap praktik politik yang menyimpang.
Dalam obrolan ringan itu, berbagai isu mencuat—mulai dari apatisme politik di kalangan anak muda, maraknya hoaks di media sosial, hingga praktik politik uang yang masih menjadi ancaman serius. Alti mengingatkan bahwa sikap cuek justru membuka ruang bagi demokrasi yang rapuh.
“Kalau anak muda diam, demokrasi bisa berjalan tanpa kontrol. Dan itu berbahaya,” tegasnya.
Meski dikemas santai, pesan yang disampaikan tetap tajam: partisipasi politik tidak cukup hanya datang ke TPS, tetapi juga mencakup keberanian berpikir kritis, mengawasi, dan terlibat aktif dalam isu publik.
Mahasiswa yang hadir pun menyambut diskusi ini dengan antusias. Tanpa sekat formalitas, mereka lebih leluasa menyampaikan pandangan dan keresahan terkait kondisi politik saat ini.
Melalui pendekatan humanis ini, Bawaslu Bone Bolango menunjukkan bahwa edukasi politik tidak harus selalu berlangsung di ruang seminar, tetapi bisa hadir di tengah keseharian anak muda—bahkan di sela waktu istirahat.
Penulis & Editor: HA