Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu dan Kesbangpol Bone Bolango Satukan Langkah Awasi Pemilu

alti mohamad

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH dan Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd bersama Kasubag Pencegahan Amirudin Lihawa, S.Kom saat berkunjung ke Badan Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango

Bone Bolango, 4 Februari 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone Bolango sebagai upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam pengawasan kepemiluan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango dan menjadi forum koordinasi untuk memperkuat tata kelola pengawasan demokrasi di daerah.

Pertemuan tersebut disambut oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango, Moh. Fahri Kaluku. Kedua lembaga membahas penguatan koordinasi kelembagaan, pertukaran informasi strategis, serta peran masing-masing institusi dalam menjaga stabilitas politik dan kualitas demokrasi lokal.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi menjadi agenda penting dalam membangun sistem pengawasan yang responsif dan adaptif. Ia menilai pengawasan pemilu membutuhkan kerja sama lintas sektor agar setiap tahapan berjalan sesuai prinsip jujur, adil, dan transparan.

“Konsolidasi ini bertujuan menyatukan persepsi, memperkuat komunikasi, serta membangun kolaborasi yang solid. Sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam mencegah pelanggaran dan meningkatkan kualitas pengawasan,” ujar Alti.

Sebagai bentuk kolaborasi yang telah berjalan, pada tahun 2025 Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango turut mendampingi Bawaslu dalam kegiatan uji petik pengawasan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan untuk memastikan keakuratan dan keterkinian data pemilih.

Melalui konsolidasi ini, Bawaslu dan Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas politik, meningkatkan kualitas demokrasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu di daerah.

Penulis & Editor: HA