Konsolidasi Demokrasi: Yuyun, Isu Demokrasi Dalam Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Mengawasi Membangun Masa Depan Lebih Baik
|
Bone Bolango, 11 April 2026 – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, menjadi pemateri dalam kegiatan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dilaksanakan di Desa Tinelo Ayula, Kecamatan Bulango Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan fokus pada penguatan kapasitas perempuan dalam berbagai aspek sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Yulianti membawakan materi bertajuk “Perempuan Berdaya Mengawasi, Membangun Masa Depan Lebih Baik.” Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam mendorong kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik, termasuk dalam menjaga proses demokrasi yang transparan dan berintegritas.
Yulianti menyampaikan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat. Perempuan dinilai mampu menjadi agen perubahan yang mendorong lingkungan sosial yang lebih responsif terhadap isu-isu demokrasi dan perlindungan anak
.
“Perempuan tidak hanya berperan di dalam keluarga, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga nilai-nilai demokrasi. Keterlibatan perempuan dalam pengawasan partisipatif menjadi kunci dalam mencegah berbagai potensi pelanggaran pemilu,” ujar Yulianti.
Dalam kapasitasnya sebagai Anggota Bawaslu, ia juga mengajak seluruh peserta untuk berani bersikap terhadap berbagai bentuk pelanggaran dalam setiap tahapan pemilu. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat, khususnya perempuan, akan memperkuat sistem pengawasan yang berbasis partisipatif.
“Pengawasan tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Perempuan harus berani melaporkan jika menemukan pelanggaran, serta aktif dalam menjaga proses demokrasi tetap berjalan sesuai aturan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Yulianti berharap perempuan di Desa Tinelo Ayula semakin memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Ia juga mendorong peningkatan kesadaran dalam perlindungan anak serta penguatan nilai demokrasi di tingkat desa, sehingga tercipta masyarakat yang lebih berdaya, partisipatif, dan berintegritas.
Penulis & Editor: HA