Koordinasi dengan Disdukcapil Alti Mohamad: Pengawasan Harus Berbasis Data Akurat dan Terukur
|
Bone Bolango, 29 April 2026 — Koordinasi antara Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi langkah strategis dalam memastikan kualitas data pemilih pasca pelaksanaan uji petik di Kecamatan Bonepantai.
Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, menilai bahwa proses sinkronisasi data dengan Disdukcapil merupakan bagian penting dalam menutup celah administratif yang berpotensi memengaruhi akurasi daftar pemilih.
Ia menekankan bahwa pengawasan harus dilakukan secara detail, terutama pada aspek data yang sering menjadi titik rawan dalam tahapan pemilu.
“Kami melihat masih ada potensi ketidaksesuaian antara data lapangan dan data administrasi. Karena itu, koordinasi ini menjadi langkah konkret untuk memastikan semua data benar-benar presisi,” ujar Alti.
terkait hasil uji petik data pemilih
Alti menjelaskan bahwa data pemilih yang tidak akurat dapat berdampak langsung pada kualitas proses demokrasi. Ia menilai, kesalahan kecil dalam data dapat berkembang menjadi persoalan yang lebih besar jika tidak ditangani sejak awal.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu bersama Disdukcapil membahas mekanisme verifikasi dan pencocokan data untuk memastikan setiap temuan uji petik dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan data menjadi bagian dari upaya pencegahan yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Pengawasan tidak cukup hanya menemukan masalah. Yang lebih penting adalah memastikan solusi yang diberikan berbasis data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Bawaslu Bone Bolango menunjukkan komitmen dalam menjaga integritas data pemilih sebagai fondasi utama pelaksanaan pemilu yang berkualitas.
Penulis & Editor: HA