Minimalkan Pelanggaran, Yuianti Laliyo Lakukan Validasi Data Pemilih Berbasis Data Resmi di Dukcapil
|
Bone Bolango, 29 April 2026 — Bawaslu Kabupaten Bone Bolango memperkuat validasi data pemilih melalui koordinasi langsung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai tindak lanjut hasil uji petik di lapangan.
Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, yang juga Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, menegaskan bahwa akurasi data menjadi faktor penting dalam mencegah potensi pelanggaran pada tahapan pemilu.
Ia menyampaikan bahwa data hasil uji petik harus diuji kembali dengan basis data kependudukan resmi agar setiap temuan memiliki kekuatan yang jelas dan terukur.
“Validasi ini penting untuk memastikan bahwa setiap potensi pelanggaran yang bersumber dari ketidaktepatan data bisa dicegah sejak awal. Kami tidak ingin rekomendasi yang diberikan justru menimbulkan persoalan baru,” tegas Yulianti.
Menurutnya, kesalahan dalam data pemilih berpotensi memicu sengketa di kemudian hari. Karena itu, proses pengawasan tidak hanya berhenti pada identifikasi masalah, tetapi harus dilanjutkan dengan penguatan bukti berbasis data resmi.
Dalam pertemuan bersama Disdukcapil, Bawaslu melakukan pencocokan data serta membahas sejumlah temuan lapangan yang memerlukan klarifikasi. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi pencegahan yang terukur dan berbasis regulasi.
Yulianti menambahkan bahwa pendekatan ini juga memperkuat posisi Bawaslu dalam menjalankan fungsi penanganan pelanggaran secara profesional dan akuntabel.
Melalui koordinasi tersebut, Bawaslu memastikan setiap saran perbaikan kepada KPU disusun secara tepat, berbasis data valid, dan memiliki dasar hukum yang kuat.
Penulis & Editor: HA