Persiapkan Monev Keterbukaan Informasi 2026, Bawaslu Bone Bolango Ikuti Bimtek Pengisian SAQ Secara Daring
|
Bone Bolango – 12 Mei 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango - Dalam rangka mengoptimalkan keterbukaan informasi publik di lingkungan pengawas pemilu, Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), Selasa (12/05/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini merupakan langkah awal persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 oleh Komisi Informasi Provinsi Gorontalo.
Rapat koordinasi ini menghadirkan jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, termasuk para Ketua, Kepala/Koordinator Sekretariat, serta staf operator yang membidangi data dan informasi.
Dorong Integritas dan Transparansi
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menekankan bahwa pengisian SAQ bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan cerminan dari komitmen lembaga dalam melayani hak informasi masyarakat.
"Bimtek ini sangat krusial agar seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota memiliki pemahaman yang seragam dalam menyajikan data secara akurat pada SAQ nanti. Kita ingin memastikan bahwa standar keterbukaan informasi di Gorontalo terus meningkat, dan Monev 2026 ini adalah momentum bagi kita untuk menunjukkan integritas serta transparansi kinerja pengawasan kepada publik," ujar Idris Usuli.
Fokus pada Kualitas Data dan Dokumentasi
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, mengingatkan para staf operator dan koordinator sekretariat untuk teliti dalam mendokumentasikan setiap kegiatan yang menjadi indikator penilaian.
"Kunci dari keberhasilan pengisian SAQ adalah ketersediaan dokumen pendukung yang valid. Saya meminta seluruh jajaran, khususnya staf data dan informasi, untuk proaktif dalam memutakhirkan portal PPID masing-masing. Jangan sampai ada kendala teknis atau ketidaksesuaian data yang menghambat proses penilaian oleh Komisi Informasi. Kita harus siap mempertahankan, bahkan meningkatkan predikat informatif di seluruh wilayah Gorontalo," tegas John Hendri Purba.
Kegiatan yang berlangsung ini dipandu oleh instruktur teknis dari Komisi Informasi Provinsi Gorontalo untuk memberikan simulasi langsung pengisian aplikasi SAQ kepada para operator. Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan seluruh satuan kerja Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota dapat mengikuti tahapan Monev dengan hasil yang maksimal.a
Penulis & Photo: Rofi
Editor: HA