RAKOR IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SOP ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, BAWASLU BONE BOLANGO IKUTI KEGIATANNYA
|
Kota Gorontalo-Humas Bawaslu Bone Bolango- Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango Moh. Fahri Kaluku, Moh. Zain Slamet Baladraf dan alti Mohamad serta Kepala Sekretariat Arkan Karim mengikuti rapat koordinasi tentang Identifikasi kebutuhan Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Pemerintahan di Lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo bertempat di lantai III Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo Senin (25/4/2022).
\n
\nAcara dibuka secara langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Jaharudin Umar dan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Ahmad Abdullah, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli,Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo Nikson entengo, Pejabat Struktural di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, Kepala/Koordinator Sekretariat serta satu orang staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Gorontalo.
\n
\nJaharudin Umar mengungkapkan bahwa Kegiatan bertujuan untuk melakukan identifikasi dan iventarisasi ruang lingkup, jenis dan jumlah SOP dimasing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota, yang terdiri dari Desk Divisi Sumber daya Manusia dan Organisasi, Desk pengawasan,Desk Penanganan pelanggaran dan Deks Penyelesaian Sengketa.
\n
\nDalam pelaksanaan kegiatan, Peserta Bawaslu Kabupaten/Kota dibagi dalam beberapa kelompok dan melakukan iventarisasi serta presentase SOP administrasi pemeerintahan yang terdiri dari Desk Divisi Sumber daya Manusia dan Organisasi, Desk pengawasan,Desk Penanganan pelanggaran dan Deks Penyelesaian Sengketa.
\n
\nAnggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Ahmad Abdullah di akhir kegiatan menuturkan bahwa semua hasil identifikasi SOP Administrasi pemerintahan yang telah dipaparkan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota pada hari ini akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo.
\n
\nNantinya Hasil identifikasi masing-masing desk yg telah di paparkan akan di tindaklanjuti oleh Bawaslu Provinsi Goorontalo dan akan menjadi bahan pertimbangan nantinya yang akan di sampaikan kepada Bawaslu RI"Tutup Ahmad Abdullah."