Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Bawaslu dan BKD, Dorong Integritas ASN dalam Proses Demokrasi

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd saat lakukan konsolidasi demokrasi di BKD 

Bone Bolango – Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, bersama jajaran staf sekretariat melakukan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu pada masa non tahapan pemilu.

Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi demokrasi. Bawaslu berupaya membangun kesadaran kolektif lintas sektor, baik di kalangan lembaga eksternal maupun masyarakat, guna menjaga integritas dalam proses demokrasi.

Dalam pertemuan tersebut, Sofyan Djama menegaskan pentingnya kemitraan antara Bawaslu dan BKD. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan nilai netralitas dan profesionalitas aparatur tetap terjaga, khususnya dalam menghadapi agenda pemilu dan pemilihan ke depan.

Diskusi berlangsung terbuka dengan membahas berbagai isu strategis. Salah satu fokus utama adalah netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Bawaslu juga mendengarkan langsung dinamika dan isu yang berkembang di kalangan ASN terkait pelaksanaan pemilu di daerah.

sofyan
Diskusi Ketua Bawaslu Bone Bolango dengan BKD dalam Konsolidasi Demokrasi

Sofyan Djama menyampaikan bahwa penguatan integritas ASN tidak hanya bertumpu pada aspek pengawasan, tetapi juga pada pembinaan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Bawaslu dan BKD memiliki peran yang saling melengkapi dalam memastikan setiap ASN memahami batasan, tanggung jawab, serta risiko hukum dalam keterlibatan politik praktis.

Menurut Sofyan, forum ini menjadi ruang penting untuk menyerap masukan dari ASN sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga netralitas. Informasi yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pengawasan serta memperkuat langkah pencegahan pelanggaran di masa mendatang.

Ia juga menambahkan bahwa konsolidasi yang dilakukan pada masa non tahapan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengawasan yang lebih adaptif. Dengan sinergi yang terbangun sejak dini, potensi pelanggaran dapat diminimalisir melalui pendekatan pencegahan yang terukur dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bone Bolango menegaskan komitmennya dalam membangun pengawasan partisipatif dan kolaboratif. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem demokrasi yang lebih berintegritas, transparan, dan akuntabel.

Penulis & Editor: HA