Lompat ke isi utama

Berita

Sofyan Ajak Seluruh Pihak Untuk Menjaga Netralitas Termasuk ASN, TNI, Polri, dan Aparat Desa

Netralitas

Ketua Bawaslu  Bone Bolango, Sofyan Djama bersama Sentra Gakkumdu saat menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Netralitas di Tingkat Kecamatan. 

Bone Bolango – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024,Bawaslu  Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, menggelar sosialisasi mengenai pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, kepala desa, dan aparat desa. Di Kecamatan Suwawa Selatan, Rabu (18/9/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango Sofyan Djama menegaskan bahwa netralitas aparat negara dan desa merupakan elemen penting dalam menjamin keberlangsungan Pilkada yang adil dan berintegritas. Dia menyampaikan bahwa ASN, anggota TNI, Polri, serta kepala desa dan aparat desa dilarang keras terlibat dalam politik praktis atau memihak salah satu calon. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan demokrasi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.

"Pilkada 2024 akan menentukan masa depan daerah kita. Oleh karena itu, seluruh pihak, termasuk ASN, TNI, Polri, dan aparat desa, harus menjaga netralitasnya. Keterlibatan dalam politik praktis bisa merusak integritas pemilihan dan membawa dampak buruk pada kepercayaan publik," tegas Sofyan.

Kegiatan ini juga melibatkan Tim Gakkumdu sebagai narasumber yang berperan dalam penegakan hukum terkait pelanggaran dalam pemilihan. Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Bone Bolango dan Gakkumdu berkomitmen untuk menindak tegas terhadap adanya pelanggaran dalam tahapan pemilihan. Sofyan berharap bahwa dengan sosialisasi yang intensif, para peserta kegiatan dapat memahami aturan terkait netralitas  dan konsekuensi hukum yang menyertainya.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini juga diajak untuk turut serta dalam pengawasan jalannya pemilihan. Sofyan menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam melaporkan setiap pelanggaran yang ditemukan selama proses pemilihan berlangsung.
Sosialisasi ini disambut positif oleh peserta yang menyatakan dukungan penuh untuk menjaga netralitas selama Pilkada berlangsung yang juga diabadikan melalui penandatanganan komitmen untuk menjaga netralitas.

Melalui sosialisasi yang terus digencarkan, Sofyan Djama berharap semua pihak, baik ASN, TNI, Polri, kepala desa, maupun aparat desa, dapat memahami betul pentingnya netralitas dalam Pilkada 2024. Dengan demikian, diharapkan Pilkada 2024 dapat berlangsung secara damai, jujur, dan adil, serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar didukung oleh masyarakat.

Penulis & foto: jari

Editor; hedy amrullah