Lompat ke isi utama

Berita

Sofyan Djama Dorong Pemahaman Kelembagaan dan Literasi Digital bagi Masyarakat Lawan Hoax Pemilu

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd saat Sosialisasikan Kelembagaan kepada Masyarakat di Kecamatan Bulawa

Bone Bolango – 24 Juli 2026 - Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Partisipasi Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kaidundu, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat, 24 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Sofyan Djama memberikan penguatan pemahaman kepada peserta terkait kelembagaan, tugas, fungsi, serta kewenangan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai lembaga penyelenggara Pemilu yang memiliki mandat dalam melakukan pencegahan, pengawasan, dan penanganan pelanggaran Pemilu.

Sofyan menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap kelembagaan Bawaslu menjadi bagian penting dalam membangun pengawasan partisipatif. Masyarakat perlu mengetahui bahwa Bawaslu tidak hanya berperan saat tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga memiliki tanggung jawab melakukan pencegahan dan edukasi politik kepada masyarakat pada masa non-tahapan.

sofyan
Sofyan Djama, S.Pd

Selain membahas kelembagaan dan kewenangan Bawaslu, Sofyan Djama juga menyoroti fenomena penyebaran informasi palsu atau hoaks yang masih sering terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat semakin mudah menerima dan menyebarkan informasi, sehingga diperlukan kemampuan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Ia menyampaikan bahwa kelompok perempuan, termasuk ibu-ibu PKK, memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran hoaks di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Sebagai salah satu kelompok yang aktif dalam interaksi sosial, perempuan dapat menjadi penggerak dalam menyaring informasi serta memastikan informasi yang diterima dan dibagikan memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Jangan sampai informasi yang tidak benar dapat memengaruhi pilihan politik maupun menciptakan perpecahan di tengah masyarakat,” ujar Sofyan dalam penyampaian materinya.

Penulis & Editor: RN/HA