Sofyan Djama Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama DPD Golkar Bone Bolango
|
Bone Bolango — 09 Juni - Bawaslu Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat langkah pencegahan pelanggaran pemilu melalui konsolidasi demokrasi bersama partai politik. Kali ini, Bawaslu Bone Bolango menggelar diskusi bersama DPD Partai Golkar Kabupaten Bone Bolango yang berfokus pada isu politik uang dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD Golkar Bone Bolango tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd., bersama jajaran, serta Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Golkar Bone Bolango, Fauzan Arsyad, S.H., bersama pengurus partai.
Dalam diskusi tersebut, praktik politik uang menjadi perhatian utama karena dinilai masih menjadi persoalan serius dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Politik uang tidak hanya merusak kejujuran dan keadilan pemilu, tetapi juga dapat melemahkan kualitas demokrasi di tingkat masyarakat. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi, pengawasan, dan keterlibatan aktif seluruh pihak.
Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, menegaskan bahwa Bawaslu memiliki komitmen kuat dalam mencegah dan menangani praktik politik uang. Ia juga membuka ruang masukan dari partai politik agar pengawasan pada tahapan pemilu mendatang dapat berjalan lebih baik, efektif, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, Fauzan Arsyad menyampaikan bahwa rendahnya kesadaran hukum dan budaya politik masyarakat masih menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya politik uang. Menurutnya, penegakan hukum pemilu perlu diperkuat agar mampu memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran.
Diskusi ini juga menekankan pentingnya peran partai politik dalam membina kader dan simpatisan agar tidak terlibat dalam praktik politik uang. Partai politik dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk membangun budaya politik yang bersih, beretika, dan berintegritas.
Penulis: RN
Editor: HA