Sofyan Djama Soroti Dinamika Data Pemilih saat Uji Petik Di Desa Bilungala Kecamatan Bonepantai
|
Bone Bolango, 27 April 2026 — Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, menyoroti kompleksitas dan dinamika data pemilih saat memimpin langsung pelaksanaan uji petik di Desa Bilungala, Senin (27/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Bawaslu Bone Bolango dalam memastikan akurasi data pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Dalam uji petik tersebut, dilakukan pengujian terhadap 20 sampel pemilih yang mencakup kategori strategis, yakni pemilih pindah keluar, pemilih yang beralih status atau pensiun dari TNI/Polri, pemilih pemula usia 17 tahun, serta pemilih lanjut usia.
Sofyan Djama menegaskan bahwa perubahan status pemilih yang terus terjadi di masyarakat menjadi tantangan serius dalam proses pemutakhiran data.
“Data pemilih itu sangat dinamis. Ada yang pindah domisili, ada yang berubah status pekerjaan seperti pensiun TNI/Polri, serta muncul pemilih baru. Ini harus dipastikan akurat agar tidak menimbulkan persoalan di tahapan selanjutnya,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa uji petik menjadi instrumen penting untuk mendeteksi secara dini potensi ketidaksesuaian data, sekaligus memastikan bahwa proses pemutakhiran tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berbasis fakta di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bone Bolango ingin memastikan bahwa setiap kategori pemilih terakomodasi dengan tepat, sehingga tidak ada hak pilih yang terabaikan maupun data yang tidak lagi relevan tetap tercantum dalam sistem.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Bawaslu Bone Bolango dalam menghadirkan pengawasan yang tajam, terukur, dan berorientasi pada kualitas data pemilih. Di tengah tuntutan demokrasi yang semakin kompleks, akurasi data menjadi fondasi utama dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap proses pemilu.
Penulis & Editor: HA