Lompat ke isi utama

Berita

Sofyan Djama Tekankan Akurasi Data Pemilih, Awasi Ketat Coktas KPU di Kabila

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama saat awasi pelaksanaan coktas PDPB oleh KPU Kabupaten Bone Bolango

Kabila, 11 Maret 2026 – Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama melakukan pengawasan langsung terhadap kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Triwulan I Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango di Kecamatan Kabila. Pengawasan dilakukan bersama Ketua KPU Bone Bolango di Desa Oluhuta Utara, Desa Talango, dan Desa Poowo.

Dalam pengawasan tersebut, Sofyan menekankan bahwa akurasi data menjadi titik krusial dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Ia meminta petugas Coktas bekerja lebih teliti dalam memverifikasi data pemilih, khususnya terhadap pemilih yang telah meninggal dunia, pemilih pemula yang baru memenuhi syarat, serta warga yang mengalami perubahan status menjadi anggota TNI atau Polri maupun sebaliknya.

Sofyan juga menyoroti potensi masalah yang sering muncul dalam proses pemutakhiran data, terutama ketidaksinkronan antara data administrasi kependudukan dan kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, tanpa verifikasi yang ketat, data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat masih berpotensi tercantum dalam daftar pemilih.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memastikan data pemilih yang telah pindah domisili tidak lagi tercatat di wilayah asal. Hal ini dinilai penting untuk mencegah ketidaktepatan data yang dapat berdampak pada kualitas daftar pemilih.

tak berhenti sampi di situ, Sofyan juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap proses Coktas merupakan bagian dari upaya memastikan daftar pemilih tersusun secara akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kualitas daftar pemilih sangat menentukan kualitas penyelenggaraan pemilu secara keseluruhan. Ia berharap proses verifikasi lapangan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan koordinasi aktif antara petugas pemutakhiran data, pemerintah desa, dan masyarakat agar setiap perubahan data kependudukan dapat segera teridentifikasi dan diperbarui dalam sistem data pemilih.

Penulis: RN

Editor & Photo: HA