Lompat ke isi utama

Berita

Sofyan: penting manajemen risiko dalam pengelolaan dana pemilihan, Ciptakan pengelolaan dana lebih baik, efektif, dan efisien

Konsolidasi BPK, BPKP dan APIP

Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd bersama PPK Amirudin Lihawa, S.KOM dan Staf Pengelola Keuangan, Santi Hadjarati, A.Md saat hadiri Konsolidasi di Jakarta.

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango- Sofyan Djama bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Amirudin Lihawa dan Staf Pengelola Keuangan, Santi Hadjarati hadiri Konsolidasi Pembangunan Budaya Sadar Risiko serta Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK, BPKP, dan APIP atas Pertanggungjawaban Dana Pemilu dan Pemilihan yang digelar Bawaslu RI di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta Jl. Jenderal Sudirman Kav. 86, Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220, jumat (22/11/2024).

Sofyan mengatakan konsolidasi yang dilaksanakan Bawaslu RI ini merupakan upaya dari pemerintah pusat dalam rangka memastikan pengelolaan dana pemilihan berjalan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, hal ini untuk menciptakan kesadaran lembaga penyelenggara pemilu/pemilihan mengenai pentingnya manajemen risiko dalam pengelolaan dana pemilihan sehingga risiko penyalahgunaan atau ketidaksesuaian dalam penggunaan dana dapat diminimalkan. ujarnya.

Sementra itu Amirudin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bawaslu Bone Bolango yang turut hadir dalam pelaksanaan konsolidasi menuturkan jika Monitoring tindak lanjut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atas pengelolaan dana pemilu/pemilihan, tuturnya

Tindak lanjut ini mencakup pelaksanaan rekomendasi yang diberikan terkait dengan pengelolaan dana pemilu/pemilihan, serta memastikan adanya perbaikan dalam sistem dan prosedur yang ada untuk mencegah terjadinya kesalahan di masa depan. tambahnya.

dirinya mengungkapkan bahwa Pemeriksaan oleh BPK, BPKP, dan APIP terhadap pertanggungjawaban penggunaan dana pemilu sangat penting untuk memastikan bahwa dana yang digunakan untuk penyelenggaraan pemilu dan pemilihan sesuai dengan peruntukannya serta Pemeriksaan ini juga menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian atau kekurangan dalam pelaksanaan administrasi keuangan dan pertanggungjawaban dana. tegasnya.

sehingganya melalui kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan pengelolaan dana yang lebih baik, efektif, dan efisien dalam setiap tahapan pemilihan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas proses demokrasi. tutupnya
 

<penulis.editor.: hfa>