Lompat ke isi utama

Berita

Terima Informasi Awal, Bawaslu Bone Bolango Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Netralitas

Bawaslu Bone Bolango saat lakukan penelusuran dengan meminta keterangan saksi

Suwawa- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango,- Sofyan Djama perintahkan jajarannya untuk melakukan penelusuran serta mengusut tuntas dugaan pelanggaran netralitas terhadap salah seorang Pejabat di Pemerintahan Kabupaten Bone Bolango, Dugaan pelanggaran ini muncul setelah beredarnya video dikalangan masyarakat sehingga oleh Bawaslu dijadikan informasi awal yang didalamnya menyampaikan adanya dugaan keberpihakan salah satu pejabat kepada bakal pasangan calon tertentu yang berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan serta dapat mencederai netralitas seorangan ASN ditengah-tengah tahapan pilkada serentak 2024 yang sedang bergulir.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama saat dikonfirmasi oleh media humas membenarkan adanya informasi awal dugaan pelanggaran Netralitas yang masuk ke Bawaslu Bone Bolango dan menurutnya pihaknya sedang melakukan penelusuran terhadap informasi yang diterima. “Saat ini, kami sedang dalam proses tahapan penelusuran terhadap adanya informasi awal yang diterima. Kami Bawaslu Bone Bolango berkomitmen untuk menangani dugaan pelanggaran ini dengan cermat dan objektif, serta memastikan bahwa setiap indikasi pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Sofyan

Dalam proses penelusuran ini, Bawaslu akan mengumpulkan semua bukti-bukti dan keterangan yang diperlukan atas pelanggaran yang dilakukan dan tentunya akan memeriksa apakah terdapat pelanggaran terhadap peraturan yang melarang ASN terlibat dalam kegiatan politik praktis. Jika hasil penelusuran dan klarifikasi menunjukkan adanya pelanggaran, Bawaslu akan mengambil tindakan yang diperlukan, termasuk memberikan rekomendasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jadi kita tunggu saja hasil penulusurannya seperti apa. tambahnya

kemudian Sofyan Djama berharap kepada seluruh ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan Aparat Desa untuk tetap menjaga netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan serentak 2024, menurutnya meskipun KPU Kabupaten Bone Bolango belum menetapkan calon bupati dan wakil bupati yang akan berkontestasi, pihaknya tetap akan melakukan proses penanganan terhadap dugaan-dugaan pelanggaran baik berupa informasi awal maupun laporan yang disampaikan secara langsung ke Bawaslu dan kamipun tidak akan berhenti menghimbau kepada seluruh ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan Aparat Desa baik secara lisan ataupun tertulis untuk bisa menahan diri agar tidak melakukan politik praktis yang dapat menguntungkan pasangan calon tertentu sehingga berdampak pada pelanggaran netralitas. tutupnya

ditempat terpisah Kasubag Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Saipul saat dikonfirmasi oleh humas bone bolango mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penelusuran dengan menemui saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut dan dapat dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran Netralitas ini." kami sudah menemui beberapa orang saksi-saksi yang diduga mengetahui peristiwa yang dilakukan salah satu ASN di Bone Bolango yang diduga melakukan pelanggaran terhadap netralitasi". ujarnya

selain keterangan saksi-saksi, Bawaslu juga akan mengumpulkan bukti-bukti lainnya yang dapat menguatkan peristiwa tersebut adalah  merupakan sebuah pelanggaran Netralitas ASN seperti yang dinformasikan kepada Bawaslu.

"selain keterangan saksi yang sudah dimintai keterangannya, kami juga akan mengumpulkan bukti lainnya untuk melengkapi dugaan pelanggaran ini, dan akan disampaikan kepada Ketua dan Anggota Bawaslu Bone Bolango, menurutnya biarlah komisioner yang menentukan apakah dugaan pelanggaran akan ditindaklanjuti atau tidak". tutup saipul

diketahui bahwa hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan penelusuran dugaan pelanggaran netralitas asn oleh Bawaslu Kabupaten Bone Bolango.
 

Penulis dan Editor: hfa