Lompat ke isi utama

Berita

Turun Langsung ke Tiga Desa, Arkan Karim Pastikan Prosedur Coktas Berjalan Sesuai Aturan

arkan karim

Kepala Sekretariat Arkan Karim, S.Pd saat lakukan pengawasan coktas di Kecamatan Bulango Seletan 

BULANGO SELATAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango- Memasuki hari kedua pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) oleh KPU Kabupaten Bone Bolango, jajaran Bawaslu terus memperketat pengawasan di lapangan. Kepala Sekretariat Bawaslu Bone Bolango, Arkan Karim, turun langsung memantau proses pemutakhiran data di wilayah Kecamatan Bulango Selatan guna memastikan validitas data pemilih tetap terjaga, Rabu (12/03/2026).

Pengawasan intensif ini difokuskan pada tiga titik krusial, yakni Desa Huntu Barat, Desa Huntu Selatan, dan Desa Sejahtera. Kehadiran Arkan Karim merupakan representasi dukungan penuh unsur sekretariat dalam mengawal setiap tahapan krusial pemilu. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa prosedur yang dijalankan oleh petugas pemutakhiran data di tingkat bawah sudah selaras dengan kondisi faktual di masyarakat.

Dalam tinjauannya, Arkan menekankan bahwa dinamika kependudukan di tingkat desa bergerak sangat cepat. Ia menilai sering kali terdapat jeda waktu antara perubahan status sosial penduduk dengan pembaruan administrasi kependudukan. Hal inilah yang menjadi fokus utama Bawaslu agar tidak terjadi selisih data yang dapat memicu sengketa atau hilangnya hak pilih warga di kemudian hari.

"Kami menekankan pentingnya ketelitian dan kecermatan petugas di lapangan. Jangan sampai ada warga yang secara faktual sudah tidak memenuhi syarat namun masih terdaftar, atau sebaliknya. Akurasi daftar pemilih adalah fondasi utama dari kualitas demokrasi yang kita bangun di Bone Bolango ini," ujar Arkan Karim di sela-sela pemantauannya.

Lebih lanjut, Arkan menginstruksikan agar petugas memberikan perhatian khusus pada kategori pemilih yang mengalami perubahan status hukum, seperti warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili, hingga penduduk yang kini telah beralih status menjadi anggota TNI atau Polri. Begitu pula dengan keberadaan pemilih pemula yang harus dipastikan telah masuk dalam sistem agar hak konstitusional mereka terlindungi.

Melalui pengawasan melekat ini, Bawaslu Bone Bolango berkomitmen untuk meminimalisir potensi kerawanan data pemilih berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu dan pengawasan yang ketat, diharapkan daftar pemilih yang dihasilkan benar-benar bersih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.

Penulis: HA

Editor & Photo: HA