Lompat ke isi utama

Berita

Uji Petik Di Desa Tihu, Bawaslu Bone Bolango Temukan Data Pemilih Tidak Sesuai, Alti: Perlu Adanya Perbaikan Data Pemilih

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH dan Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd saat lakukan uji petik di desa Tihu Kecamatan Bonepantai

Bone Pantai, 27 April 2026 — Bawaslu Kabupaten Bone Bolango kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga akurasi data pemilih. Usai menggelar apel pengawasan partisipatif di SMK Negeri 1 Bone Pantai, jajaran Bawaslu langsung bergerak melakukan uji petik di Desa Tihu, dengan temuan yang cukup krusial.

Kegiatan yang dipimpin oleh Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad dan Yulianti Laliyo, tersebut menguji 20 sampel pemilih, yang terdiri dari pemilih pemula (berusia 17 tahun) dan pemilih usia lanjut.

Hasilnya, ditemukan persoalan serius dalam akurasi data pemilih. Beberapa pemilih usia lanjut diketahui telah meninggal dunia, namun masih tercatat dalam sistem Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih).

Temuan ini menegaskan bahwa persoalan klasik dalam pemutakhiran data pemilih masih menjadi tantangan nyata di lapangan.

alti
Pelaksanaan Uji Petik Data Pemilih di Desa Tihu Kecamatan Bonepantai

“Ini bukan hal sepele. Data pemilih harus akurat, karena menjadi dasar utama dalam proses demokrasi. Jika masih ada yang meninggal tapi tercatat, ini harus segera diperbaiki,” tegas Alti Mohamad, kepada humas saat diwawancarai pasca pelaksanaan uji petik di desa tihu.

Uji petik ini menjadi bukti bahwa pengawasan Bawaslu Bone Bolango tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi menyentuh langsung validitas data di tingkat desa. Langkah ini juga memperlihatkan adanya celah dalam proses pemutakhiran data pemilih yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

sementara itu kepada awak media kehumasan, Yulianti Laliyo menambahkan bahwa temuan ini akan menjadi bahan rekomendasi untuk perbaikan data agar tidak menimbulkan potensi masalah dalam tahapan pemilu ke depan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap data benar-benar valid. Ini penting untuk menjaga kualitas demokrasi dan mencegah potensi penyalahgunaan,” ujarnya.

Dengan pola kerja yang dimulai dari edukasi melalui apel pengawasan hingga verifikasi langsung di lapangan, Bawaslu Bone Bolango menegaskan pendekatan pengawasan yang tajam, terukur, dan berbasis fakta.
 

Penulis & Editor: HA