Lompat ke isi utama

Berita

Yulianti Laliyo Edukasi Pemilih Pemula, Bawaslu Bone Bolango Tanamkan Kesadaran Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd  Laksanakan Apel Pengawasan di SMK Negeri 1 Bulango Utara, Edukasi dan Tanamkan Demokrasi dikalangan Siswa 

Bone Bolango, 27 Juli 2026 – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, memimpin Apel Pengawasan Partisipatif di SMK Negeri 1 Bulango Utara, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Bone Bolango dalam memperkuat pendidikan politik serta meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu.

Dalam kesempatan tersebut, Yulianti memperkenalkan tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu sebagai lembaga yang mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pemilihan. Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembekalan bagi pemilih pemula. Para siswa diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara yang akan menggunakan hak pilih untuk pertama kalinya pada Pemilu 2029. Melalui edukasi ini, Bawaslu berharap para pelajar memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan berlandaskan informasi yang benar.

YULIANTI
Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd berikan edukasi kepada siswa-siswi SMK Negeri Bulango Utara 

Yulianti mengajak para siswa untuk mulai membangun sikap kritis terhadap berbagai informasi yang beredar, terutama di ruang digital. Menurutnya, kemampuan memilah informasi yang akurat menjadi bekal penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh hoaks, politik uang, maupun praktik-praktik yang dapat mencederai nilai demokrasi.

"Pemilih pemula memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah demokrasi Indonesia. Karena itu, sejak sekarang kalian perlu memahami hak dan tanggung jawab sebagai pemilih, berani menolak politik uang, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Jadilah generasi yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam setiap proses demokrasi," ujar Yulianti.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan partisipatif merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga integritas pemilu. Menurutnya, setiap warga negara memiliki kesempatan untuk berkontribusi menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis dengan berani melaporkan dugaan pelanggaran serta menyebarkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan masing-masing.

YULIANTI
Foto bersama dengan siswa dan pengajar di SMK Negeri 1 Bulango Utara

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango berharap para pelajar dapat menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran politik generasi muda sejak dini, diharapkan kualitas partisipasi pemilih pada Pemilu 2029 semakin baik dan mampu mendukung terwujudnya demokrasi yang berintegritas.

Penulis & Editor: HA/RN