Yulianti Laliyo Intensifkan Konsolidasi Demokrasi Bersama Perempuan Muda di Bulango Selatan
|
Bone Bolango — Senin, 20 April 2026- Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, kembali memperkuat konsolidasi demokrasi di tingkat desa. Kali ini, kegiatan menyasar Kelompok Masyarakat Perempuan Generasi Muda di Desa Huntu Selatan, Dusun 3, Kecamatan Bulango Selatan.
Kegiatan berlangsung dalam bentuk diskusi interaktif yang membahas isu krusial seputar disinformasi dan hoaks dalam konteks kepemiluan. Yulianti menegaskan bahwa generasi muda, khususnya pemilih pemula, menjadi kelompok yang rentan terpapar informasi yang tidak benar, terutama melalui media digital.
Dalam pemaparannya, Yulianti menekankan pentingnya sikap kritis dalam menerima setiap informasi. Ia mengajak peserta untuk tidak langsung mempercayai konten yang beredar, tetapi melakukan verifikasi terlebih dahulu.
“Setiap informasi harus diuji kebenarannya. Jangan mudah percaya pada judul yang provokatif. Baca secara utuh dan pastikan sumbernya jelas,” ujar Yulianti di hadapan peserta.
Ia juga menjelaskan langkah-langkah sederhana dalam melakukan verifikasi informasi. Peserta diarahkan untuk memeriksa kredibilitas sumber, membaca isi berita secara menyeluruh, serta melakukan pengecekan silang dengan sumber terpercaya lainnya.
Dalam konteks pemilu, Yulianti mengingatkan bahwa hoaks sering digunakan sebagai alat untuk menjatuhkan citra pihak tertentu. Praktik ini dinilai berpotensi merusak kualitas demokrasi dan mencederai prinsip keadilan dalam pemilihan umum.
Saat diwawancarai oleh Humas Bawaslu Bone Bolango, Yulianti menegaskan bahwa edukasi literasi informasi harus terus diperluas hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.
“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya perempuan muda, memiliki kemampuan untuk memilah informasi. Ini penting agar mereka tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks yang dapat merusak proses demokrasi,” jelasnya.
Ia juga mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga ruang informasi yang sehat. Menurutnya, partisipasi publik tidak hanya terbatas pada penggunaan hak pilih, tetapi juga mencakup tanggung jawab dalam menjaga kualitas informasi yang beredar.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Kelompok perempuan muda yang hadir menunjukkan antusiasme selama diskusi berlangsung. Mereka menyatakan komitmen untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi, khususnya yang berkaitan dengan isu kepemiluan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bone Bolango terus memperkuat upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui pendekatan edukatif. Konsolidasi demokrasi diharapkan mampu membangun masyarakat yang sadar informasi dan berperan aktif dalam menjaga integritas pemilu.
Penulis & Editor: HA