Yulianti Laliyo, Konsolidasi Demokrasi Harus Disertai Laporan dan Narasi Yang Jelas
|
Bone Bolango- 25 Februari 2026- Bawaslu Kabupaten Bone Bolango - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, menegaskan bahwa setiap kegiatan konsolidasi demokrasi wajib disertai laporan yang lengkap dan narasi yang jelas. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Pleno rutin yang digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Rabu, 25 Februari 2026.
Menurut Yulianti, konsolidasi tanpa dokumentasi dan pemberitaan yang terstruktur akan melemahkan akuntabilitas lembaga. Kerja pengawasan harus tercatat, terukur, dan diketahui publik.
“Konsolidasi tidak cukup dilaksanakan. Harus ada laporan yang sistematis dan narasi yang menjelaskan tujuan, materi, serta hasilnya. Publik berhak mengetahui apa yang kita lakukan,” tegas Yulianti.
Ia menilai masih terdapat kelemahan dalam penyusunan laporan kegiatan, terutama pada aspek substansi. Banyak laporan hanya mencantumkan waktu dan tempat tanpa menjelaskan isu yang dibahas, respons peserta, serta dampak yang diharapkan.
Yulianti menekankan bahwa narasi kegiatan bukan sekadar formalitas publikasi. Narasi yang kuat akan memperjelas posisi lembaga dalam menyikapi isu krusial seperti netralitas aparatur, politik uang, dan potensi pelanggaran lainnya.
“Laporan harus menjawab apa masalahnya, bagaimana pembahasannya, dan apa tindak lanjutnya. Tanpa itu, konsolidasi kehilangan arah,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar setiap kegiatan konsolidasi segera dipublikasikan melalui kanal resmi lembaga sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Penulis: RN
Editor & Photo: HA