Yulianti Laliyo Pimpin Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan di Desa Sukma, Pastikan Akurasi Data Pemilih
|
Bone Bolango – 29 Juli 2026 - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Yulianti Laliyo, memimpin pelaksanaan uji petik Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2026 di Desa Sukma, Kecamatan Botupingge. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan keakuratan dan validitas data pemilih sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.
Dalam pelaksanaan uji petik, Bawaslu melakukan verifikasi secara langsung terhadap sejumlah sampel data pemilih yang terdapat dalam Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Proses ini bertujuan mencocokkan data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan, sehingga setiap data pemilih dapat dipastikan sesuai dengan identitas dan status kependudukannya.
Yulianti Laliyo menjelaskan bahwa uji petik menjadi langkah penting untuk memastikan data pemilih yang tersimpan dalam Sidalih benar-benar valid. Melalui pengecekan langsung, Bawaslu dapat mengidentifikasi perubahan data yang terjadi di masyarakat, seperti perpindahan domisili, pemilih yang telah meninggal dunia, maupun warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum terdata.
"Beberapa sampel data dalam sistem Sidalih kami uji secara langsung untuk memastikan kebenaran dan kevalidannya. Kami ingin memastikan bahwa data yang tercantum benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan sehingga daftar pemilih yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi," ujar Yulianti.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pemutakhiran data pemilih tidak dapat dilakukan oleh penyelenggara pemilu semata. Menurutnya, sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas data pemilih secara berkelanjutan.
"Keakuratan data pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah desa dan masyarakat. Informasi yang disampaikan masyarakat sangat membantu dalam memastikan setiap warga yang memenuhi syarat telah terdata dengan benar, sekaligus menghindari data yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih," ungkap Yulianti Laliyo.
Penulis & Editor: HA