Lompat ke isi utama

Berita

Yulianti Laliyo Soroti Netralitas Perangkat Desa Dalam Konsolidasi Demokrasi Di Huntu Selatan

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd saat melaksanakan Konsolidasi Demokrasi di Desa Huntu Selatan

Bone Bolango- 24 Februari 2026- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama perangkat Desa Huntu Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, pada 24 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, dengan fokus utama pada isu netralitas perangkat desa dalam setiap tahapan.

Dalam forum tersebut, Yulianti menegaskan bahwa netralitas perangkat desa bukan sekadar imbauan moral, melainkan kewajiban hukum yang melekat pada jabatan. Perangkat desa memiliki akses langsung kepada masyarakat, data administrasi, serta ruang pengaruh sosial yang luas. Posisi ini rentan disalahgunakan untuk kepentingan politik praktis.

“Perangkat desa tidak boleh menjadi perpanjangan tangan kepentingan politik mana pun. Tidak boleh ada mobilisasi, tidak boleh ada arahan terselubung, dan tidak boleh ada penyalahgunaan fasilitas desa untuk kepentingan elektoral,” tegas Yulianti.

Ia mengingatkan bahwa pelanggaran netralitas sering terjadi dalam bentuk yang tidak kasat mata. Dukungan simbolik di media sosial, kehadiran dalam kegiatan politik dengan atribut tertentu, hingga penggunaan kewenangan administratif untuk memengaruhi pilihan warga merupakan bentuk pelanggaran yang berdampak serius terhadap kualitas demokrasi.

Yulianti juga menekankan bahwa evaluasi Pilkada dan Pemilu harus berani menyentuh aspek kedisiplinan aparatur. Demokrasi di tingkat desa akan rapuh ketika aparaturnya tidak menjaga jarak dari kontestasi politik.

Diskusi berlangsung terbuka dengan pembahasan pengalaman konkret selama tahapan sebelumnya. Bawaslu Bone Bolango mendorong perangkat desa untuk membangun budaya profesional, menjaga integritas, serta memahami batasan peran dalam sistem demokrasi.

Penulis: RH
Editor: HA