Yulianti Laliyo Tegaskan Netralitas ASN adalah Komitmen Moral untuk Menjaga Demokrasi Berintegritas
|
Bone Bolango — 25 Mei 2026 - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi dengan fokus penguatan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone Bolango, Selasa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bappeda Bone Bolango dan dihadiri jajaran pegawai serta pejabat struktural. Hadir mewakili instansi, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Bone Bolango, Rahmat Hamzah, ST., MM, yang menyambut langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam penyampaiannya, Yulianti Laliyo menegaskan bahwa netralitas ASN merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan integritas penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan.
Menurutnya, ASN memiliki posisi strategis sebagai pelayan publik sehingga dituntut menjaga profesionalisme serta tidak terlibat dalam praktik politik praktis yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan proses demokrasi.
“Netralitas ASN bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bentuk komitmen moral dalam menjaga demokrasi tetap berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” tegas Yulianti.
Ia juga mengingatkan bahwa Bawaslu terus melakukan langkah pencegahan melalui edukasi dan konsolidasi lintas sektor agar potensi pelanggaran netralitas ASN dapat diminimalisasi sejak dini.
Sementara itu, Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Bone Bolango, Rahmat Hamzah, ST., MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan pemahaman mengenai netralitas ASN menjadi penting untuk menjaga profesionalitas birokrasi dalam menghadapi dinamika politik dan demokrasi.
Konsolidasi demokrasi ini juga dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, yang menegaskan komitmen bersama Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta menjaga netralitas ASN demi terciptanya demokrasi yang berintegritas.
Penulis & Editor: RN/HA